Mengintip peluang bisnis permak jeans

Pernah membeli celana, pinggangnya sudah pas, tapi kakinya kepanjangan? Nah biasanya tukang permak jeans akan membantu menyesuaikan ukuran celana tersebut dengan tubuh Anda. Biayanya cukup murah. Permak jeans UFO hanya mematok tarif 5 ribu rupiah saja!

Hal itulah yang kemarin saya alami. Sepulang dari berbelanja, saya langsung menuju ke tukang permak jeans. Di Surabaya ini puluhan tukang permak jeans membuka stand di kawasan Pucang. Langganan saya adalah permak jeans UFO.

Tarif Murah, Pelanggan Melimpah

Karena pekerjaan yang saya berikan relatif mudah, maka penjahit bisa mengerjakannya dalam waktu 5 menit saja. Saya tunggu sambil ngobrol dengan pemiliknya. Pria paruh baya tersebut mengatakan standnya buka mulai pukul 8 pagi hingga 10 malam. Itu jam resminya. Yang sering terjadi adalah penjahit bekerja hingga pukul 3 dini hari. Itu dilakukan untuk menyelesaikan pekerjaan yang masuk hari itu. Jika dikerjakan besok, maka bisa dipastikan kewalahan!

Tarifnya bervariasi. Untuk pekerjaan yang ringan, seperti memotong celana, pelanggan cukup membayar 5 ribu rupiah. Ganti resleting dikenakan tarif sekitar 15 hingga 25 ribu rupiah. Makin rumit dan makin lama waktu pengerjaan maka tarifnya makin mahal.

Dengan 12 mesin penjahit yang masing-masing dioperasikan oleh seorang karyawan, permak jeans ini tidak pernah sepi order. Pelanggannya beragam. Mulai dari yang naik sepeda motor hingga mobil mewah. Mulai dari anak remaja hingga kakek renta. Ini adalah sebuah peluang bisnis yang sangat menjanjikan!

Potensi Pendapatan

Mari kita hitung sama-sama, berapa kira-kira pendapatan bisnis permak jeans ini. Untuk menyederhanakan hitungan, kita buat asumsi sebagai berikut:

  1. Semua pelanggan yang datang memiliki tujuan yang sama, yaitu memotongkan celana. Faktanya pelanggan yang datang memiliki kebutuhan beragam. Asumsi ini diambil dari tarif termurah.
  2. Waktu pengerjaannya 10 menit untuk tiap celana. (a) Artinya dalam satu jam ada 6 celana yang dilayani.
  3. (b) Tarif yang dikenakan 5 ribu rupiah per celana
  4. (c) Bekerja 8 jam per hari. Faktanya mereka bekerja lebih dari 12 jam per hari
  5. (d) 25 hari per bulan.
  6. (e) Ada 12 workstation (mesin jahit & penjahit)
  7. (f) Utilitas atau okupansi 75%
  8. (g) Gaji karyawan 2 juta rupiah per bulan
  9. (h) Biaya listrik 2 juta per bulan
  10. (i) Sewa tempat 2 juta per bulan

Maka pendapatan yang diperoleh adalah: (a x b x c x d x e x f) – ((e x g) + h + i)

= (6 x 5000 x 8 x 25 x 12 x 75%) – ((12 x 2 juta) + 2 juta + 2 juta)

= (54 juta) – (28 juta)

= 26 juta rupiah PER BULAN

Sebuah pendapatan yang sangat cukup besar. Melebihi gaji manajer perusahaan menengah di Surabaya. Padahal untuk menjalankan bisnis tersebut tidak butuh pendidikan hingga kuliah. Sedangkan pegawai kantoran yang kebanyakan berpendidikan tinggi justru pendapatannya jauh dari angka tersebut. Sebagai gambaran, gaji lulusan S1 di Surabaya ini berkisar pada angka 2,5 juta per bulan.

Tentu saja tidak semua orang bisa menjalankan bisnis permak jeans tersebut dengan mudah. Menjalankan bisnis sendiri, berarti kata kunci utamanya adalah: BERANI. Berani tidak mendapatkan gaji tetap dari kantor. Berani bekerja dengan waktu fleksibel. Bahkan hingga larut malam. Berani tidak berpakaian rapi seperti karyawan kantoran. Berani menghadapi cemoohan dari tetangga dan keluarga karena diaggap pekerjaan tidak keren.

Tips dari Sang ‘Dokter Jeans’

Bisnis adalah seni. Tiap pengusaha memiliki cara yang berbeda untuk menuju suksesnya. Namun ada baiknya menyimak penuturan orang yang lebih dulu sukses di bidang ini sambil terus mengeksplore potensi diri. Berikut ini tips bisnis permak jeans dari seorang ‘dokter jeans’ terkenal di Surabaya yang saya wawancarai melalui telepon

  1. Bulatkan tekat dan niat. “Nawaitunya harus kuat”. Begitu kata beliau sambil mewanti-wanti agar namanya tidak disebutkan
  2. Pilih lokasi yang strategis seperti di pinggir jalan raya yang selalu ramai.
  3. Ramah kepada pelanggan
  4. Harga yang wajar
  5. Bikin papan nama yang mudah terbaca orang yang lalu-lalang di jalan

Memang terkesan biasa saja. Di buku-buku pemasaran juga sudah dijelaskan seperti itu. 4P: Product, Price, Place, Promotion + STP: Segmenting, Targetting, Positioning. Namun tips tersebut lahir bukan dari membaca buku. Tapi membaca pengalaman pribadi sang ‘dokter jeans’. Tentu saja maknanya berbeda.

Gimana, mau mulai bisnis permak jeans sekarang juga?

22 thoughts on “Mengintip peluang bisnis permak jeans

  1. Pingback: Bisnis mudah, untung melimpah! « Deteksi

  2. risdania

    heheeheh,,,aq pernah tau penjual tahu sumedang punya rumah di graha family,,,
    trus penjual anyaman rotan punya rumah di depan kampus c unair yang full dengan patung,,,
    trus yang hebatnya lagi, pengemis langganan ibu saya cerita kalau dia punya dua rumah di surabaya,,,kwkwk

  3. kucluk

    wew…
    enak…

    iku baru penjahit,…
    durung dadi penjahat!…

    katakanlah sehari
    a. ngerampok 2 bank tiap hari!
    b. perbank dapat sekitar (minimum) 1.000.000.000,-
    c. dengan beranggotakan 10 orang, dengan rasa kekeluargaan gaji dibagi rata..

    maka :
    perhari –> (a x b)/c = (2 x 1.000.000.000) /10 =200.000.000

    beroperasi sebulan 20 hari
    berarti 20 x 200.000.000=4.000.000.000

    hemmm
    tertarik.. =))

  4. det Post author

    @cicha: plis deh cha, kalo pengemis mah bukan pengusaha!

    @gajah: kayaknya itu sampeyan dewe cak! :p

    @arul: kalo tertarik ya monggo dicoba rul..

    @mbel: wah cak mbel kok hapal betul? jangan2 salah satu juragan tukang itung duit receh! :mrgreen:

    @kucluk: wah bisnismu keren! semoga camermu baca ini. biar langsung diminta nikahin anaknya biar cepet punya cucu. keburu ketembak polisi! wakakaka…

    @cempluk: kalo sudah ada keinginan, ya segera direalisasikan pluk. jangan biarkan menguap dalam angan!

  5. risdania

    huakakakak,,,idenya kuchlukz menarik,,,
    udah jangan susah2 kaya gitu,,
    mending berburu ilmu mayangsari aja,,dapet rumah besar, stasiun radio, rumah makan,,

  6. mbelGedez™

    Hwaaaaa….ka….ka…..

    Edan kabeh….!!!

    😆 😆 😆

    ***eh, mayang ketek nya mingsih bau ndak yaaa….??? doloo bau banget, jee…. 😛

  7. Yunan

    a=backlinks a
    b=backlink b
    c=paid review a
    d=paid review b

    dengan asumsi perbulan review full + backlink regen 20%

    maka X = ($a + $b + $c + $d)

    jadi X = $abcd

    Aduh Bo Cape Deh….

  8. Shei

    HAiyah….iya kalo rame..kalo sepi? ato yang punya celana pada berpindah ke rok??
    hehehe…
    who knows 😛

  9. det Post author

    @sapimoto: betul banget itu mas sapi :mrgreen:

    @risda: huakakaka… lonth* kelas kakap kalo itu!

    @mbel: ca mbel pernah cicipi mayang? hiiiii…….

    @yunan: wah yang udah banyak job review, itung2annya beda! :p

    @shei: kalo berfikir cara kamu semua, gak ada yang mau bisnis shei!

  10. ndop

    ndak tau kenapa ya, saya ndak suka tuh ngeliat COWOK yang celananya dipermak. kalo CEWEK ya suka, soalnya memang pantes… wekekeke…

    luwih enak ya PNS trus punya bisnis Permak jeans!

  11. doni

    please ada yg tau ga, utk bisnis spt permak jeans itu perlu peralatan apa aja dan kira2 bisa diperoleh dimana?? saya kesulitan utk mencari jenis mesin jahitnya…thx….

  12. orgasm

    recollect this site lol, several weeks There is some stuff. Well perfectly. I need it to complete my assignment in college, lucky mine is on the same theme as the one here. Glad, have a good one.

  13. Pingback: SEO

  14. Pingback: mexican-restaurants-brisbane

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *