Enceng gondok dan sampah kuasai sungai!

Ini adalah hasil kolaborasi sempurna antara bobroknya kinerja pemkot Surabaya, perkembangbiakan enceng gondok yang begitu pesat dan ketidakpedulian warga Surabaya terhadap lingkungan. Betapa tidak, enceng gondok dan sampah memenuhi lebih dari 500 meter badan sungai.

Pemandangan tersebut saya temui di sungai yang membentang dari belakang Galaxy Mall hingga Laguna Indah (Pakuwon City). Tepatnya di antara Wisma Permai dan Tegal Mulyorejo Baru. Ketebalan enceng gondok hampir mencapai permukaan atas tanggul sungai. Sementara itu sampah-sampah terjebak di antara lebatnya enceng gondok tersebut. Dari hasil pengamatan saya, sampah yang menumpuk tersebut kebanyakan berupa sampah plastik, aneka macam kardus, stirofoam dan sebagainya.

Jika terus dibiarkan seperti itu maka bisa dipastikan ketika musim penghujan tiba akan menjadi penghambat aliran air. Akibatnya, air yang harusnya mengalir di sungai akan meluber dan mengalir ke dalam rumah-rumah warga dan jalan raya.

Tanggung Jawab Siapa?

Siapa yang harus bertanggung-jawab atas kondisi sungai yang sudah berubah menjadi ladang enceng gondok dan timbunan sampah tersebut?

Pertama, tentu saja pemerintah setempat. Dalam hal ini Pemkot Surabaya. Mereka tentu punya badan atau dinas yang bertanggung jawab menangani masalah seperti ini. Lalu mengapa belum juga ada aksi, sementara musim penghujan akan datang sebentar lagi?!. Selain itu Pemkot bisa membuat regulasi (jika memang belum punya) di bidang ini dan mengawal pelaksanaannya dengan ketat.

Kedua, warga Surabaya, khususnya mereka yang suka membuang sampah di sungai. Warga harus sadar bahwa kebiasaan buruk tersebut bisa membawa petaka bagi dirinya sendiri dan orang lain di kemudian hari. Mulailah membiasakan diri membuang sampah di tempat semestinya. Tegurlah jika menjumpai warga lain yang membuang sampah di sungai. Saling mengingatkan. Mau?!

Ketiga, pengembang perumahan di sekitar lokasi. Melalui program CSR, harusnya mereka ikut berpartisipasi menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar. Toh hasilnya juga akan kembali lagi ke mereka. Baik berupa meningkatnya citra positif perusahaan atau keuntungan langsung berupa naiknya penjualan. Di sekitar lokasi ada 4 perumahan besar, Kertajaya Indah, Dharmahusada Indah, Wisma Permai dan Pakuwon City. Patungan duit receh buat menyewa mesin pengeruk sungai membersihkan enceng gondok dan sampah.

Saya yakin jika ketiga elemen tersebut bersatu padu, masalah tersebut bisa diatasi dengan segera. Atau jika sama-sama cuek, jangan saling menyalahkan jika nantinya rumah-rumah dan jalan raya tergenang banjir!

38 thoughts on “Enceng gondok dan sampah kuasai sungai!

  1. mbah sangkil

    pengalaman dulu waktu di kalimantan, enceng gondok dijadikan kompos, dijadikan bahan kerajinan, tapi pertumbuhannya harus benar-benar dijaga karena memang sangat amat cepat.

  2. det Post author

    @arifudin: wah kayaknya boleh dicoba tuw mas! 😉

    @mbah: di surabay juga ada pusat kerajinan enceng gondok kok mbah. tapi ndak tau kok gak ngelirik lahan itu. mungkin sudah oversupply bahan baku hehehe…

    @epat: ayo siapa takut? tapi ntar pemkot dong yang seneng, anggaran gak keluar! kalo sama-sama sih ayo aja!

    @achoey: ayo! 😉

    @ongki: lha iya, karena dibiarkan terus menerus!

    @gajah: dimulai dari disi sendiri tidak buang sampah sembarangan!

  3. aRuL

    wah.. terlihat keren… hijau banget….
    apa disengaja kali yah sama pemerintah…
    supaya surabaya bisa dikatakan ada daerah hijaunya juga…. :mrgreen:

  4. Kind

    eh eniwey,bytheway,busway ,

    enceng gondok tuh merusak lingkungan yakk??

    wah tak kirain malah menyaring air jd bersih..

    abisnya aq malah suka kalo sungainya ada enceng gondok keliatan ijo gitu.. ha3

    trnyata ngrusak lingkungan yah? geblek banget gue.. :mrgreen:

  5. sakura

    wih sampai segitu ya enceng gondongnya seharusnya warga sekitar harus melapor ke pemkot supaya di bersihkan dan warga juga turut partisipasi

    salam kenal

  6. risdania

    ada yang tau sejarah enceng gondok?
    jadi dulu tanaman ini cuma ada di salam istana yunani, karena pertumbuhannya sangat cepat, akhirnya tanaman ini juga dipindah ke sungai-sungai Yunani, trus ada orang Prancis yang tertarik,,dibawalah 1 batang ke Perancis,,beberapa waktu kemudian semua sungai Perancis dipenuhi tanaman ini, trus ada orang Indonesia membawa tanaman ini ke Bogor, tapi menyebarnya sampai ke seluruh indonesia,,
    –>> sumber beberapa pihak yang kurang dapat dipercaya

  7. nico kurnianto

    ternyata… wah kasian si sampah yang terjebak di antara kerumunan enceng gondok. bisa banjir tuch…kalau enceng gondoknya bener dibuat kerajinan tas… tapi sampahnya….

  8. det Post author

    @arul: iya ya rul, bagus, hijau! tapi kalo banjir apa ya tetep bagus?! 😉

    @fanz: ah, pakai kamera hp kok! thanks..

    @wongbagus: hahaha… simalakama tuh!

    @kindy: hai kind ke mana aja lama gak kelihatan? gimana kabar jepang? 😉

    @sakura: lha saya menulis ini salah satu tujuannya biar dibaca mereka.. sebagai fungsi pelaporan juga :mrgreen:

    @fachia: iya, harus saling mengingatkan tuh!

    @edipsw: silakan dicoba pak. kalo enak, bilang saya yaaaaa… siapa tahu bisa jadi ikon makanan surabaya menyaingi semanggi. kan dulunya semanggi juga menjadi hama pak!

    @udin: ya sama aja din. kan buat kamu semuanya bisa menjadi sama! hjahahahaha… puasa-puasa kok ngelantur din…

    @afwan: kalo satu atau dua biji sih bagus ditaruh di kolam ikan..

    @kaudanaku: ini hijau yang gak baik yu..

    @vandy: lha di malang sama blitar apa ndak ada? yaudah besok aku bawain hahaha….

    @wildan: hehehe… sampeyan lho ya yang bilang kalo pemerintah itu sok sibuk… :mrgreen:

    @angel: 1 menit gak sampe kok ndut. naik jet! :p

    @risdania: kwakakakakaka….

    @paijo: hust… ngomen sendiri dunk..

    @nico: sampahnya dikeruk trus dibawa ke TPA dunk mas..

    @la mendol: emang bisa ya ndol?

    @gempur: pengembangbiakan yang tidak terkontrol itu om guru..

    @rizoa: makanya kudu peduli lingkungan, salah satunya tidak membuang sampah sembarangan.. yaaaaa…

  9. aRuL

    gimana kalo dikasihkan mbak manda aja diolah jadi makanan tuh.. asyikkan dari yang ngak baik dijadikan makanan..
    oia eceng gondok sekitar TOL itu juga wuakeh nemen 😀

  10. bocah enceng

    :D:D aku malah punya stok bahan baku enceng gondok yg banyak ne.
    siapa aja yang bisa kontak ke e-mailku atau telpon (talking2 whit me..:D:D) so pasti tentang enceng gondok lho. bagi kalian yang kreARTif ini berita bagus lho. prospek bgt… ni dibawah klo mo cari CP gue :D:D
    HP:085215350037 atau
    e-mail: [email protected]

  11. wardana

    kalau memangnya ada yang mau mengajarkan bagaimana enceng gondok bisa dimanfaatkan, mohon dibagikan ilmunya saya akan senang untuk membersihkan enceng gondok untuk dimanfaatkan keberadaanya meskipun menggunakan cara manual.

  12. Putra

    Assalammualaikum, saya mahasiswa UMM angkatan 2005, kebetulan tahun ini saya akan mengikuti program kampus KKN (Kuliah Kerja Nyata) didesa balearjo, Gondang legi, kab.malang tgl 22 januari 2009 ini…nah ternyata setelah kelompok kami survei disana banyak sekali enceng gondoknya..sehingga kelompok kami ingin mengadakan pelatihan singkat (semacam seminar gtu) bagi penduduk desa tentang pengolahan enceng gondok menjadi kerajinan..tapi saya sulit sekali mencari pengrajin enceng gondok untuk menjadi trainer…mbak tolong bantuannya ada yang bisa g menjadi trainer untuk program kami tsb..nanti masalah dana dan biaya kita yang nanggung semua..tolong dijawab ya mbak..tq..q tunggu jwbannya. Putra…

  13. ria

    hem.ternyata namana enceng gondok tuh begini yah.

    q bisa cari info lain g ma u selain tuk kerajinan n dalam menanggulangi pencemaran air tuh toex apa aja? eum jadi pengen mendalami masalah enceng gondok nech…….Thanks lo mw bantu jawab na.

  14. introzip

    Enceng gondok, secara kimia lingkungan sangat berguna sebagai pembersih polutan logam berat.

    Dari kacamata industri kecil, sangat berguna buat kerjinan tangan dan materi ramah lingkungan.

    Berarti, masalahnya tinggal estetika. Seharusnya di sekitarnya dibuat pagar yang cantik.

  15. ridwan s noerdjaman

    ada yg sdh coba pasang instalasi pengolahan eceng gondok untuk bio gas…?? Boleh saya belajar …. mohon informasinya…karena di sekitar rumah saya banyak sekali eceng gondoknya …. Trimakasih sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *