Hati-hati di jalan..

Kata-kata tersebut sangat mudah dan sering kita ucapkan, juga kita dengar. Tapi sejauh mana kata-kata tersebut mempengaruhi perilaku kita dalam berkendara?

Nah, tadi pagi seorang teman mengalami kecelakaan di kawasan Sepanjang. Gara-garanya dia menyetir kendaraan sambil mengantuk. Bukannya beristirahat tapi malah melanjutkan perjalanan dengan mata terpejam.

Bruaakkkkk!!!!

Ketika tersadar, sekujur tubuhnya sudah luka-luka! Ternyata di tengah tidurnya sambil menyetir itu tiba-tiba dia menabrak pengendara lain di depannya. Setelah menabrak, jatuh ke kanan. Untungnya tidak ada kendaraan lain di belakangnya. Alhamdulillah..

Makanya, lain kali hati-hati di jalan ya..

20 thoughts on “Hati-hati di jalan..

  1. aRuL

    semoga disembuhkan segera…
    wah daerah itu rawan kecelakaan…
    teman sy juga pernah kejadian nabrak truk gara2 ketiduran…
    kayaknya perlu dipasang papan pengumuman, yang mengantuk silahkan tidur ketimbang bawa kendaraan berhadiah maut 😀

  2. Edi Psw

    Walaupun sudah hati-hati pun, tapi kadang-kadang kalau lagi apes ya bisa seperti itu mas. Bisa juga kecelakaan ini terjadi dari keteledoran orang lain.
    Btw, kapan mudik ke Ponorogo nih?

  3. risdania

    kadang emang klo ngantuk “sak liutan” trus langsung kaget,,bahaya klo nyetir tapi ngantuk..ati ati di jalan ya,,apalagi yang mudik pke kendaran sendiri,,

  4. Oemar Bakrie

    anak2 saya sering SMS saya: TITI DJ, awalnya saya nggak ngeh ternyata itu bahasa SMS anak jaman sekarang yg artinya ya itu tadi “hati-hati di jalan” … Memang kita tidak boleh memaksakan diri nyetir kalau sedang ngantuk dan capek, dari pada membahayakan diri dan juga orang lain …

  5. ndop

    yaoloo det, aku malah tahu ndelok sirahe uwong keplindes treler!!

    yo podho, ndik lokasi sepanjang jalan kenangan kono kuwi…

    medeni ndaaaa….

  6. Rindu

    Saya sering sekali berkata kata yang tidak semuanya indah, kadang saya salah, mungkin riya, mungkin sedikit dusta … dan saya mohon untuk dimaafkan segala kesalahan saya yah 🙂

    Minal aidin wal faidzin … maafkan saya lahir dan batin karena beginilah kewajiban kita sebagai hamba untuk meminta maaf dan memberi maaf.

    Rindu [a.k.a -Ade-]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *