Rasiyo rayu guru coblos brengose

by det on 15 October, 2008

Pilkada Jatim putaran ke-dua baru akan berlangsung 4 Nopember. Namun suhu politik di Jawa Timur sudah mulai meningkat. Kedua kandidat makin gencar berkampanye dengan berbagai cara. Pasangan KarSa yang pada putaran pertama lalu banyak menggunakan strategi kampanye above the line, sekarang juga melakukan kampanye below the line. Jika KaJi gerilya ke basis masa muslimat NU, KarSa mendekati para guru ;)

Seperti yang terjadi pada acara Workshop Laboran Laboratorium Sekolah se-Jatim, Senin-Selasa, 13-14 Oktober 2008. Rasiyo meminta peserta untuk tidak melupakan jasa-jasa Pakde Karwo. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Timur tersebut mengingatkan bahwa Pakde Karwo semasa menjabat sebagai Sekda saja sudah begitu perhatian terhadap dunia pendidikan dan guru. Apalagi kalau nanti sudah menjadi Gubernur. Anggaran pendidikan 20 persen di Jawa Timur dipastikan akan terwujud. GTT akan segera diangkat menjadi PNS. Bisa dipastikan para guru akan sejahtera.

Hal tersebut merupakan angin segar bagi para guru. Namun tentu saja pilihan kembali ke hati nurani mereka. Bagi saya, siapapun yang menjadi gubernur memang harus bisa memajukan dunia pendidikan di Jawa Timur ini. Anggaran pendidikan 20% jangan sampai menguap begitu saja menjadi proyek-proyek yang tidak jelas peruntukannya ;)

{ 20 comments… read them below or add one }

1 Yan azmi 15 October, 2008 at 7:14 am

Wah,klo yg d sejahtera’in cma guru, trus yg laen gmna donk..??

2 risdania 15 October, 2008 at 8:39 am

jangan cuma anggaran pendidikan yang menguap,,anggaran yang lain semoga tidak terlalu banyak dipangkas buat masuk kantong pribadi,,ikz bangsa kita kok gini,,

3 kucluk 15 October, 2008 at 9:14 am

gak ngerti sing kenekan iki!!

4 det 15 October, 2008 at 10:15 am

@yan: lha ini kan lagi kampanye di hadapan guru, jelasnya ya membicarakan kesejahteraan guru.. kalo kampanye di depan pengusaha, ya bicara kepastian dan kesejahteraan pengusana ;)

@risda: iya betul.. harus efisiensi anggaran. prinsip anggaran berimbang itu harus dirombak menjadi anggaran sesuai keperluan. bukan begitu mbak?

@kucluk: gak ngerti apa gak mau ngerti? :mrgreen:

5 kaudanaku 15 October, 2008 at 11:00 am

weleh2…dah pada obral janji ya. semoga aja beneran dhe….bukan pepesan kosong.

***mulai “meracuni” pakku n emakku buat nyoblos……,xixixixixixi***

6 la mendol 15 October, 2008 at 11:12 am

Jangan sampai ingkar janji, kalau ingkar tinggal dicukur aja brengose

7 gajah_pesing 15 October, 2008 at 1:03 pm

hahahahaha… kampanye…terus…
(aku malah krungu-krungu nek sak instansi – neng manyar kudu nyoblos brengose…)

8 ali 15 October, 2008 at 3:13 pm

kalo kepilih jangan sampe lupa sama janji2nya ya pak.

9 Kaka 15 October, 2008 at 3:52 pm
10 det 15 October, 2008 at 6:31 pm

@kaudanaku: obral janji pasti ada di setiap kampanye. kita sebagai warga harus mengawal janji mereka. tagih jika tidak ditepati! ;)

@le mendol: brengose kan bisa tumbuh lagi ndol :mrgreen:

@gajah: begitulah, kampanye sudah meresap ke pori-pori terkecil warga. di situ ada kerumunan massa, di situ kampanye dilakukan :mrgreen:

@ali: gimana mau nepati janji kalo tidak kepilih? :D

@kaka: waw ini juga kampanye!

11 Dhimas 15 October, 2008 at 8:29 pm

Coblos brengose pakdhe karwo?

12 ircham 15 October, 2008 at 10:23 pm

siapa yang jadi gubernur gak begitu penting, yang poenting adlah program2 nya buat kesejahteraan rakyat

*sok ngerti

13 bayoe 16 October, 2008 at 12:57 am

black campaign tuh,,,
mending cukur brengose,,, :D

14 Epat 16 October, 2008 at 1:39 am

jadi tim sukses nieh? hehehe

15 aRuL 16 October, 2008 at 2:13 am

saya pernah dengar gosip nih, dulu waktu menjabat sekdaprov, udah menggunakan sebagian APBD untuk kampanye diri lewat produk2 yang ada gambar pak karwo gitu…
trus kalo dibilang nanti akan menjadikan anggaran pendidikan 20 %, kenapa ngak dari kemaren2 pas dia jadi sekdaprov, malah menggunakan sebagian APBD itu sat dia njabat… sebuah ironi yang sungguh patut dipertanyakan

btw tolong diluruskan gosipnya jikalau salah… :D

16 shei 16 October, 2008 at 6:59 am

hahaha, pemilu tambah nenemn,,, masa iya sampe ke sekolah2 gitu, hahaha…
ngunu iki oleh ta cak? bukannya institusi pendidikan itu ‘free area’ untuk campaign?

17 det 16 October, 2008 at 7:18 am

@dhimas: iya betul mas! ;)

@ircham: program di atas kertas bagus semua. tinggal realisasinya nanti setelah terpilih, apa hanya sekedar program pemanis bibir atau benar-benar diwujudkan ;)

@bayoe: hekekekeke…

@epat: wah enggak kok mas. saya sekedar mendeteksi dan menginformasikan ;)

@arul: namanya juga kampanye rul. trus kemarin dia kan masih sekda. power untuk merealisasikan anggaran 20% mungkin masih kecil. kalau masalah penggunaan APBD untuk kampanye itu saya belum bisa berkomentar. silakan dilihat dan dirasakan ;)

@shei: biasakan membaca dulu sebelum berkomentar yaa…

18 d4mN 16 October, 2008 at 8:36 am

hehehehe, lucu banget ya pak…. 8)

19 sapimoto 16 October, 2008 at 9:34 am

Wakakakakaka…
Padahal itu juga sudah dilakukan ketika putaran pertama… :lol:

20 galihyonk 16 October, 2008 at 11:04 am

wekwekekekeke….

“cabut” brengose ae….. :mrgreen:

Leave a Comment

Previous post:

Next post: