Berburu Wi-Fi di Rektorat ITS

Perburuan Wi-Fi saya lanjutkan. Kali ini saya menjajal kesaktian akses internet melalui jaringan nirkabel yang ada di Rektorat dan BAAK ITS. Langkah pertama agar bisa tersambung ke jaringan Wi-Fi di seluruh wilayah ITS adalah mengganti setting proxy pada browser menjadi: proxy.its.ac.id port 8080. Username dan password sama dengan email internal ITS.

Lokasi 1: Ruang Seminar Rektorat ITS lantai 3

Senin (17/11/2008) kemarin saya menghadiri acara Sharing Session with Trisetyo Budiman, seorang pengusaha bakso sukses beromset milyaran rupiah per bulan. Acara digelar di Ruang Seminar Rektorat ITS lantai 3. (Laporan tentang acara ini akan saya tulis kemudian).

Koneksi internet di ruangan berkapasitas 300 orang tersebut sangat kencang. Sinyalnya penuh 4 bar. Untuk membuka Jawa Pos dan situs berita lain hanya dalam hitungan milidetik sudah terbuka semua. Berikut ini hasil speedtest yang saya lakukan:

Lokasi 2: BAAK ITS

Gedung BAAK ITS berada persis di depan Perpustakaan ITS. Dekat dengan Rektorat dan Masjid Manarul ‘Ilmi ITS. Di sekitar gedung terdapat puluhan meja dan kursi beton. Tempat ini kalau siang selalu ramai dengan mahasiswa yang sedang berdiskusi atau sekedar melepas penat setelah mengikuti kuliah. Kalau sore penuh dengan pemburu Wi-Fi. Bahkan sampai malampun juga masih banyak yang menikmati Wi-Fi gratis di sekitar sini. Termasuk di Ruang Baca 24 jam Perpustakaan ITS.

Di sini terdeteksi 10 sinyal. Rata-rata 3 bar. Saya berhasil tersambung ke sinyal ITSNET-WAVE. Berikut ini hasil speedtest yang saya lakukan:

18 thoughts on “Berburu Wi-Fi di Rektorat ITS

  1. Anas

    wah, memang cepet.. apalagi kalo wi finya gak pake proxy kayak jurusannq.. lebih cep-et cos pake speedy…

    Ada kelebihan juga wi fi ITS.. bisa download jurnal gratis di sciencedirect

  2. det Post author

    @anas: betul mas, itu salah satu alesan saya pake inet kampus, bisa akses ribuan jurnal ilmiah, gratis. kalo masalah koneksi, speedy bukan jaminan!

    @mantan: wah justru enak tuw warung gresikan. enaaaak…

    @arul: belum pernah rul. ayo dicoba bareng, kapan?! 😉

    @escoret: podo mas, iki aku juga online di kost. seri berburu wifi ini bukan karena ndak punya inet, tapi ingin menjajal fasilitas publik hehehehe… :mrgreen:

  3. det Post author

    @rindu: hm… kalo ke jakarta yaaa… 😉

    @budi: lha kostmu di daerah maa mas? kalo di kenjeran ya ndak nyampe 😀

    @oemar: iya pak, semoga ndak disalahgunakan. kalo saya sih paling sering buat download jurnal di sciencedirect

    @tedja: hm… kampusmu? 😉

    @galih: wah kalo warga lantai 6 kayaknya punya proxy sendiri yaaaa…

    @frenavit: im2 itu kan cuman server buat ngetestnya mas bodrek! bukan koneksinya im2!

    @sapi: kayaknya mereka pake point-to-point wireless dari ISP selain telkom. kalo gak salah XL :mrgreen:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *