Berburu Wi-Fi di Taman Bungkul Surabaya

Fasilitas koneksi internet melalui wi-fi sekarang ini ada di mana-mana. Tidak hanya di cafe atau kampus, beberapa tempat publik juga dilengkapi dengan wi-fi. Di Taman kota, stasiun, aloon-aloon, rumah sakit, pelabuhan, bandara dan tempat publik lainnya kita bisa bebas mengakses internet melalui wi-fi. Saya akan ‘berburu’ wi-fi di mana saja dan akan menuliskan laporannya untuk Anda! 😉

Wi-Fi di Taman Bungkul

Lokasi perburuan pertama adalah Taman Bungkul Surabaya yang berada di jalan raya Darmo, bersebelahan dengan Grha Wonokoyo. Fasilitas wi-fi di Taman Bungkul ini diluncurkan beberapa tahun yang lalu. Merupakan hasil kerjasama pemkot Surabaya dengan PT.Telkom

Minggu (16/11/08) pagi saya berkesempatan mencoba wi-fi di Taman Bungkul. Sebenarnya tujuan utama saya bukan untuk berburu wi-fi, tetapi untuk mengikuti JMP alias Jogging Minggu Pagi, acara rutin TPC. Baru sampai di lokasi langsung disambut dengan hujan deras. Akhirnya saya bersama Pakar IT PENS ITS ini berteduh di warung Mbak Kentang.

Sambil menikmati teh hangat dan kentang goreng, saya nyalakan laptop dan menghidupkan wi-fi. Ada 3 sinyal yang terdeteksi. Semuanya hanya 1 bar. Sangat lemah. Saya coba melakukan koneksi dengan salah satu sinyal yang ada. Berhasil! Saya coba buka beberapa alamat website, hasilnya cukup menggembirakan. Saya pakai download Google SketchUp, file seberat 32,6 mega itu berhasil disedot dalam waktu tidak sampai 1 jam. Kecepatan rata-rata downloadnya 20 hingga 30 kbps. Lebih kencang dibanding IM2 yang saya gunakan sekarang ini.

Hasil Speed Test

Untuk menguji kecepatan koneksi wi-fi di taman bungkul saya gunakan fasilitas dari SpeedTest.Net dan SpeedTest IM2. Hasilnya sebagai berikut:

Hasil pada gambar pertama dan kedua berbeda cukup jauh. Rute dan kondisi jaringan yang dilalui bisa jadi tidak sama. Gambar pertama saya test koneksi ke server D-Net Surabaya. Gambar ke-dua saya test koneksi ke server IM2 di Jakarta. Selain pengaruh rute, hasil tersebut juga dipengaruhi faktor alam dimana ketika test dilaksanakan sedang terjadi hujan lebat yang bisa memengaruhi stabilitas sinyal wi-fi.

Angin-anginan!

Jangan senang dulu dengan hasil yang saya tampilkan ini. Menurut pengakuan beberapa orang yang pernah mencoba wi-fi di Taman Bungkul ternyata koneksinya angin-anginan. Kadang bagus, kadang jelek, dan yang paling sering adalah tidak ada sinyal. Hal tersebut senada dengan pemilik rumah di sebelah utara Taman Bungkul. Menurutnya sinyal wi-fi di sana memang tidak stabil. Kalau pagi hingga sore bagus. Tapi begitu malam datang, sinyal wi-fi tersebut lenyap tak berbekas.

Bahkan koneksi angin-anginan wi-fi di Taman Bungkul ini pernah diprotes warga melalui Surat Pembaca Jawa Pos. Pihak Telkom sebagai penyelenggara memberikan klarifikasi bahwa wi-fi di Taman Bungkul ini menyedot bandwidth paling besar karena penggunanya banyak sekali. Jadi wajar jika koneksinya tidak stabil. (ah… pinter alasan juga!)

Nah, itu tadi laporan perburuan pertama saya. Ada beberapa penemuan menarik di lokasi perburuan selanjutnya. Salah satunya logo wi-fi yang telah dipolitisir pemilik cafe untuk menyedot pengunjung. Tunggu laporan saya! 😉

15 thoughts on “Berburu Wi-Fi di Taman Bungkul Surabaya

  1. det

    @poce: makanya kalo bawa laptop ya dirante trus jangan ditinggal biar ndak dicolong poc…

    @mantan: wekekeke… beginilah kalo seniman berkomentar, bisaaaa aja! :mrgreen:

    @dira: oke, just try it then share to us about the speed.. 😉

    @frenavit: kemarin saya coba itu gratis alias ndak bayar. ndak pake proxy2an cak.. ndak tau biasanya gimana 😉

    @emfajar: bisa dicoba kalo berkunjung ke sby..

  2. det

    @anang: monggo dicoba 😉
    [kalo ndak konek jangan salahkan saya soalnya wifi di bungkul dilengkapi dengan alat deteksi kegantengan. hanya orang2 ganteng yang bisa pake di sana free!] :mrgreen:

  3. aRuL

    saya sudah coba beberapa kali, malam dan sore.. itu hari ndak bisa…
    kali2 aja dimanipulasi sama telkom, kadang diaktifin kadang ngak, supaya ngak dibilang jelek 😀 heheheh

  4. ingusgoreng

    wah.. iya tkt ada rampok jg neh di taman bungkul, btw napa ya yg dateng kesana cm kalangan menengah ke bawah aja ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *