Bisnis Broker dan Parkir Domain

Ini adalah model bisnis online yang sedang trend di Indonesia. Banyak blogger lokal yang mulai melirik bisnis ini. Sebenarnya ini bukan model baru. Saya sendiri sudah bermain di bisnis ini sejak tahun 2000.

Cara kerja broker domain berbeda dengan broker property. Broker property biasanya tidak memiliki property yang dijualnya. Pendapatan yang diperoleh sebatas komisi penjualan rumah, tanah, apartemen atau bangunan lain yang berhasil dijualkan.

Sedangkan broker domain memiliki domain yang dijualnya. Mereka mendaftarkan semua domain yang dianggap bagus atau cantik. Ketika ada orang lain yang ingin memilikinya maka harus membeli dengan harga tinggi.

Ini karena sifat domain name yang unik. Ketika sudah dipakai orang maka orang lain tidak bisa memilikinya kecuali membeli dari pemilik pertama.

Biasanya broker domain juga berbisnis parkir domain. Sambil menunggu domain miliknya dibeli orang, dia memarkir domain tersebut ke jasa parkir domain. Domain tersebut lantas diisi dengan iklan dari Google Adsense.

Tiap ada orang yang berkunjung ke domain tersebut dan mengeklik iklan yang ada, maka otomatis pemilik domain akan mendapatkan komisi. Besarnya bervariasi. Untuk domain name yang generik maka biasanya akan banyak yang tersesat ke sana karena salah ketik. Dan hal tersebut bisa menghasilkan makin banyak komisi.

Contoh domain generik adalah nama-nama kota, nama negara, nama domain yang mirip dengan situs terkenal, nama tokoh, nama artis dan sebagainya. Biasanya para netter akan mengetikkan begitu saja nama-nama tersebut. Misalkan orang akan mencari data tentang INDONESIA maka orang akan mengetikkan INDONESIA.COM di browser mereka.

Contoh domain yang mirip dengan situs terkenal adalah WORDPRES.COM yang merupakan plesetan dari WORDPRESS.COM. Atau FRIENDSTAR.COM yang mirip dengan FRIENDSTER.COM.

Kekeliruan ini dulu pernah dimanfaatkan untuk kejahatan. Seseorang melihat peluang banyaknya orang salah ketik KLIKBCA.COM menjadi KILKBCA.COM. Lantas melalui situs yang dibuat mirip dengan situs aslinya tersebut pelaku mengeruk username dan password pengguna ebanking BCA.

Memulai bisnis broker domain

Sebagai gambaran betapa menggiurkannya bisnis ini adalah pada kasus INDOSAT.COM. Domain itu dulunya dikuasai broker dari luar negeri. Untuk memilikinya PT.Indosat, Tbk harus merogoh kocek ratusan juta!

Oleh karena itu jika ingin menjadi broker domain, pilihlah domain-domain yang generik dan memiliki prospek bagus. Kemudian daftarkan domain tersebut. Anda bisa mendaftarkannya di deteksi domain 😉

Seorang broker domain memiliki koleksi puluhan hingga ratusan domain name. Tak jarang domain yang didaftarkan seharga seratus ribu laku dijual jutaan rupiah. Dari sanalah keuntungan itu datang.

Memulai bisnis parkir domain

Caranya juga sangat mudah. Daftarkan domain yang anda inginkan kemudian daftarkan ke penyedia jasa domain parking. Contohnya SEDO.COM atau NAMEDRIVE.COM. Sambil menunggu domain name Anda dibeli orang, Anda bisa mendapatkan penghasilan dari mereka.

Yang perlu dicatat, sebelum mendaftarkan diri ke penyedia jasa domain parking Anda harus memiliki setidaknya sepuluh buah domain name yang terdaftar atas nama Anda sendiri. Mereka akan memeriksa apakah pemilik domain tersebut benar-benar Anda atau orang lain. Anda tidak bisa mendaftarkan domain name yang terdaftar atas nama orang lain!

Cara lain: broker domain PR

PR singkatan dari Page Rank. Banyak blogger yang berburu domain yang memiliki pagerank 2 ke atas. Semakin tinggi PR maka semakin mahal harga sebuah domain. Tapi untuk mendapatkan PR yang tinggi dibutuhkan ketekunan mengupdate isi dan memromosikannya. Bisa juga dengan memberikan backlink dari dummy website/blog yang sudah ber-PR tinggi 😉

Oia, blogger pemburu domain PR tersebut biasanya digunakan untuk berbisnis Paid Review. Apa itu Paid Review? Tanyakan ke Google yang bergoyang! :mrgreen:

39 thoughts on “Bisnis Broker dan Parkir Domain

  1. det

    @gajah: menarik sopo kang?

    @azaxs: wani ta gak? 😉

    @anang: hussss… guru dilarang misuh!

    @masDan: ayo kang, budal saiki!

  2. aRai

    duh domainku diparkir tapi ga di gembok … aman ga ya … mana ga ada STNK nya .. tiket parkirnya juga ilang lagi … alah paan coba 😀

  3. rizoa

    owh…ckarang jelas deh parkir domain itu… hehehe..dari dulu mau terjun ke parkir tapi nggak ngeri2 juga..thx iah bang…

  4. aRuL

    yah sama aja taruhan…..
    bisa jadi domain tersebut ngak terjual atau terjual, gambling banget…

    apa ini ngak melanggar? 😀

  5. bayu

    weleh .

    jadi inget kasusnya mcdonald keren tuh. sayang euy gamblingnya kegedean. anangku bisa .name .net . web.id .or.id wah bisa kaya dari anangkuu

    nang kaya lah dirimu ntar beli domainnya :d

    masih gak ngerti domain parkir euy

  6. det

    @arai: santai aman kok! **jewer telinga arai**

    @ali: satu jam pertama 1000, selanjutnya 2000/jam 😉 [emang di secureparking?]

    @rizoa: thank juga.. jadi mau mulai parkir domain sekarang juga? 😉

    @arul: taruhan apa rul? yang namanya berusaha ya harus ada promosi biar dagangan laku. tapi tetep aja ada kemungkinan ndak laku khan? melanggar apaaaa?

    @bayu: tanyakan kepada eyang google :mrgreen:

  7. angga

    hhhmmm…. yang aku gak ngerti itu “parking domain” tuh apa??
    trus misalnya kita ada domain yg dijual, gimana org tau kalau itu dijual. apa kita tulisin “domain ini dijual, hubungi xxxx” gitu yah?? atau ada cara yg lebih smart?? hhhhhhmmmm….. (mikir mode on)

  8. ndop

    tak jajal ngeklik kilkbca.com, walaah ngonowi to jenenge parkir domain… ealaaah… lakok gak persis karo klikbca bud???

  9. det

    @budi: ini investasi dengan modal sangat kecil 😉

    @ndop: coba dibaca ulang ndop tulisan saya. jangan asal komen aja! kan sudah sangat jelas: DULU

    @mantan: wekekekeke… pak kyai suka pentik ya? 😉

  10. det

    @frenavit: hekeke… ini murni blog personal mas. kalo yang diparkir saat ini saya punya sekitar 30an domain cantik 😉

    @arifudin: ndak perlu terlalu lama dipelajari, yang lebih penting: cepet dipraktekkin 😉

  11. sapimoto

    Bisnis Parkir domain selain membutuhkan biaya besar dalam melakukan penahanan sebuah domain sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan, juga membutuhkan sebuah kesabaran untuk menemukan pembeli dari domain yang diparkir tersebut. Andaikan hasil dari parkiran bisa digunakan paling tidak untuk memperpanjang masa pemakaian domain, tentunya tidak masalah, lha kalau masalahnya seperti domains aya yang terparkir dan sama sekali tanpa pengunjung, tentunya akan menjadi masalah… 🙂
    bagaimanapun juga, parkir domain memang salah satu bisnis online yang sangat menggiurkan… 🙂

  12. det

    @sapi: yang namanya bisnis tentu ada strategi marketingnya mas, dan orang yang memilih terjun ke bisnis ini pasti sudah memikirkannya dan terus belajar bagaimana strategi terbaiknya 😉

    @dikma: ayo silakan dicoba 😀

    @kucluk: kura-kura dalam perahu :mrgreen:

  13. yokeiju

    wah kayake menarik tuch mas. Iya aku pernah beli domain harga 800 ratus ribu rupiah hanya gara2 wes terlanjur di beli orang..hiks2 koq orang itu tahu ya klo aku mo beli. COz dia pake nama perusahaan tempatku kerja…he..he…

  14. det

    @yokeiju: memang cara kerjanya begitu mas, salah satunya dengan mendaftarkan domain yang kira-kira bakal dibeli orang 😉

    @suwung: bisa om suw… 😉

    @suamimalas: hehehe… begitulah, siapa yang mendaftar duluan dia yang memiliki dan berhak menjual seharga berapapun!

  15. Pingback: Passive Traffic — deteksi.info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *