Dilarang Memangkas/Memotong Pohon


Pohon dengan papan peringatan ini saya temui di sudut barat-selatan Alun-alun Ponorogo. Memangkas/memotong pohon sama artinya dengan menyiksa pohon. Tetapi papan itu ditancapkan dengan paku. Menyiksa juga! 😉

28 thoughts on “Dilarang Memangkas/Memotong Pohon

  1. d4mN

    saya yang menyimpulkan…
    papannya dilem di ranting (yang patah dewe) terus ditancepin deket pohon aja….
    suwek pancen seng posting komen iku….

  2. tukangobatbersahaja

    katanya jika punya pohon tidak berbuah, disiksa saja dengan melukai batangnya.
    maka si pohon merasa: “wah, gile nih manusia mau bunuh saya, saya kan belum punya keturunan, kalo gitu cepet-cepet deh berbuah sebelum mati”
    *pake bahasa tumbuhan*

  3. jebrak

    ben podopodo penak’e ommm ngenew wae…

    pean nadeknek cadk’e wit iku truzz mbek nyekel papan abang ikuwww….

    berezz tuuuw…!!!! hikkkzzz….

  4. aRuL

    yang dilarang itu cuman menangkas atau memotong pohon… kalo dipaku ngak :mrgreen:
    hehehe
    tapi2 kalo sudah ketinggian atau malah akan merusak sekitar misalnya akan tumbang… bukannya boleh2 saja dipangkas atau dipotong?

  5. antown

    kalo pake tali bisa nempel gak ke pohon, yah pokoknya harus ada solusi lah untuk tata kota nanti. biar enak dilihat.

    mampir nang blogku cak

  6. Anang

    kesimpulan yang menggelikan kang.. tapi bener juga….. tapi disini ada kayu yang dipotong2 malah saya duduki hayo piye? dimutilasi lebih kejam dari ditusuk gak kang… hihihi *kabur*

  7. mymoen

    Tapi, kalau sudah mengganggu kenyamanan, saya fikir udah sepantasnya untuk di rapikan. Jadi, perlu di pangkas alias di potong di beberapa bagian. Ya toh ?? 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *