Gajah Oling

Dari dulu kalau lewat di jalan saya sering berpapasan dengan truk-truk besar bertuliskan GAJAH OLING. Akhirnya saya menganggap bahwa Gajah Oling adalah sebuah perusahaan transportasi besar yang memiliki ratusan armada truk, trailer dan tronton.

Ternyata salah saudara-saudara. Gajah Oling ternyata nama jasa pengawalan truk perbekalan dan angkutan. Jadi jaman dulu hingga sekarang ini kan di jalan-jalan itu banyak preman yang melakukan pungutan liar ke sopir-sopir angkutan. Nah, Kodam V Brawijaya akhirnya menyediakan jasa pengawalan supaya truk, sopir dan barang angkutannya aman di jalan.

Cara pengawalannya ternyata tidak melulu truk tersebut benar-benar dikawal oleh tentara. Tetapi cukup dengan menempelkan stiker Gajah Oling di truk maka dijamin preman-preman tidak berani mengganggu.

Saat ini Gajah Oling memiliki sekitar 400 customer perusahaan-perusahaan transportasi. Masing-masing memiliki ratusan armada. Masing-masing armada dikenakan iuran 40 ribu per bulan.

UPDATE 23/11/08

Gajah Oling telah membubarkan diri [berita Jawa Pos]. Tapi ternyata lembaga pengawalan angkutan tidak hanya Gajah Oling. Selama perjalanan dari Surabaya ke Ponorogo kemarin saya mengamati banyak truk yang berstiker SAKRAM dengan model mirip stiker Gajah Oling.

UPDATE 25/11/08

Hari ini Kodam V Brawijaya membantah Gajah Oling sebagai bagian dari dirinya [berita Jawa Pos]

26 thoughts on “Gajah Oling

  1. DioRosso

    owwhh..
    br tw saia mass =P
    ta kira bneran merek.ny bis2 gitu..
    hahahhaa..

    o ea, maasih ats komentarnya 😀
    saia kira lebih bgs blog smpeyan deh..
    hehehe..

    Thx
    ~DioRosso~

  2. minanube

    ati2 kowe…
    entar malam rumahnya di satroni mas2 ber**mbut cepak, aku ora melu2 lho yo! 😀

    ono siji meneh bos… iki podo garange… udah tahu to?

  3. angga

    wah… kenapa pake nama gajah??? apa karena truk itu segede gajah? kalau misal yang diawal mobil yang leih kecil sperti pick up, apakah akan menjadi kambing oling??? hhhhmmmmm……

    kalau cara cerdas sie, berantas aja premannya… nah ini kok malah jadi bisnis…

  4. d4mN yg juga lagi oling

    weleh_weleh_
    gajah_oling iku lak ya sodarane om gajah_pesing….
    sebenere keren juga sih,,kalo bisnis jasa pengawalan gitu jadi bisnise Kodam V Brawijaya….paling ndak kan,,biar punya kerjaan di bidang ekonomi….

    [berharap ndak disatroni pria2 kekar ber**mbut cepak]

  5. rizky

    wah ternyata jawa pos infonya lebih lengkap ya. banyak banget ada 400 customer nya

    di korantempo liat foto logo nya doang yg warna kuning hehehe…

    gila juga ya. sepertinya bisnis underground yg gemuk sekali tuh…

  6. arifudin

    wew……………. mas gajah kena rasan-rasan he..he…

    iya aku baru tau ini, kemarin juga penasaran, “apasich GjahOling?”, ech ternyata…. 🙂

  7. Dedy fernando

    hey polisi………..!!!
    ga usah cari penyakit deh…..sirik amat ama kodam brawijaya…
    itu suatu badan usaha kemanan.kenapa itu dibentuk?karena para polisi ga becus mengatasi keamanan………
    itu baru kreatif dan para mitra jasa keamanan Gajah oling ga ada di paksa bergabung dn secara sukarela………….
    Bravo gajah oling..
    utk lintas sumatra ada scorpion yg di backup pomdam 1 bukit barisan

  8. oim

    pantesan jaman saya waktu masih kecil klo liat truk gandeng yang lewat jalur selatan majenang pasti ada tulisan primkoppad pangdam v brawijaya oh gitu maksudnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *