Ditunggu Ribuan Peserta, Website Tidak Bisa Diakses

Ini sungguh bukan contoh yang baik untuk sebuah website resmi pemerintah. Di tengah kesimpang-siuran informasi yang beredar di kalangan peserta seleksi calon pegawai negeri sipil yang sedang menunggu pengumuman, website resmi Kabupaten Ponorogo malah tidak bisa diakses.

Website beralamat di WWW.PONOROGO.GO.ID tersebut menghilang dari peredaran sejak beberapa hari yang lalu. Sebenarnya para peserta tidak memaksa untuk segera diumumkan, namun paling tidak ada kejelasan, kapan pengumuman akan keluar.

Seperti diberitakan di berbagai media, Pemerintah Kabupaten Ponorogo kembali mengadakan Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungannya. Jumlah pelamar mencapai ribuan orang, sedangkan kursi yang tersedia hanya 352.

Beberapa kota lain yang juga mengadakan seleksi serupa sudah mengeluarkan pengumuman, namun di Ponorogo belum ada kejelasan kapan pengumuman akan dikeluarkan. Akibatnya banyak informasi simpang-siur beredar di kalangan peserta.

Beli Kursi PNS 150 Juta

Kabar tidak sedap mewarnai seleksi CPNS yang diselenggarakan serentak di berbagai kota di Indonesia ini. Muncul selentingan di kalangan peserta bahwa ada jual-beli kursi. Harganya beragam, antara 100 juta hingga 150 juta.

Para ‘pembeli kursi’ sebenarnya harus waspada. Beberapa tahun lalu ketika ada seleksi serupa, ada pihak tertentu yang memanfaatkan momen. Mereka mengaku bisa meloloskan peserta dan kemudian menarik biaya mahal, tapi ternyata uangnya malah dibawa kabur dan posisi yang diincar tidak didapatkan!

Tapi jika benar ada jual-beli kursi, maka hal ini patut disayangkan. Jika untuk masuk saja sudah mengeluarkan uang ratusan juta, bagaimana kinerja mereka kelak kalau sudah menjadi PNS?

27 thoughts on “Ditunggu Ribuan Peserta, Website Tidak Bisa Diakses

  1. fajar

    kurang profesional banget sich……!!!!!!!
    kacian yang dari luar ponorogo donk……………!!!!!!!
    mo belajar buat website yang anti ngadat….??????
    belajar dari aq saja, gimana……….!!!!!?????

  2. cebong ipiet

    halah dibujuki heuheue ngakune iso ngelolosne
    padal nek lolos yho pancen asline lolos, tpi ngakune dilolosne
    dudulz heuehueh
    tuku kursi larang eram soko kayu opo wi bakale

  3. Frenavit Putra

    Wah mas agak sedikit memprihatinkan memang jika sampai ada oknum yang memperjual belikan kursi PNS seperti tersebut.. Dan jika benar ada memang patut dipertanyakan kinerja PNS yang berhasil diterima melalui jalan ini… apakah dia murni dan ikhlas mengabdi ke Negara atau hanya sekedar ingin mengembalikan Modalnya????

  4. unting

    Weh kalo kursinya di jual trus mereka kalo kerja ngk pake kursi dung….(mode: mesem ama garuk garuk kaki bar di cokot jingklong…)

  5. sawali tuhusetya

    duh, mau jadi apa negeri ini kalau proses rekruitmen cpns jauh dari saikap fair dan jujur, apalagi kalau sudah tercium bau suap-menyuap. awal kehancuran sebuah bagsa bisa jadi dimulai dg proses rekruitmen pegawai yang ndak beres semacam itu, mas det. yang berlaku kemudian adalah hukum dagang. siapa menguntung siapa dan apa menguntungkan apa. duh, bener2 repot nih!

  6. ikikukae

    100 juta……
    buat naik haji, kawin istri kedua, buka bengkel resmi yamaha, beli mobil keren buat macarin putrinya pak bupati, biar lancar ntar CPNS nya…..

    hua hua hua

    no reken lah bro’s

  7. ikikukae

    temenku lolos di pacitas Bos, golongn 3A katanya, gak banyak sih…katanya cuman 85 an gitu, berminat???????????

    Ada kok contact personnya

  8. harianku

    setelah membeli kursi pns dengan ratusan juta,sudah pasti kinerja mereka sungguh-sungguh mas ketika sudah diterima sebagai pegawai negri sipil kinerja paling hanya bertahan beberapa bulan saja, selebihnya kelayapan di mall 😛 (bagi anda yang tidak merasa demikian, abaikan comment saya yah)

  9. ardhietechno

    Masalahnya kursinya punya aura yang baik om…..kl aq mending pilih kursi mirip aura kasih dah, bisa diduduki dan bisa diapa-apakan..heuuehe

    biasa aja lah om…kan untuk uang bensin+uang rokok+uang pusing+uang capek+uang pijit+uang pulsa…kan belum dihitung…..apalagi untuk urusan perut huehuehehu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *