Mencari Kambing Hitam

Mengapa kambing hitam begitu disukai banyak orang? Tiap ada kejadian, orang selalu mencari kambing hitam. Seolah kambing hitam adalah jawaban atas segala hal. Penasaran akan hal tersebut akhirnya saya melakukan penelitian sederhana dengan research question seperti pada kalimat pertama di atas.

Untuk menjawab research question tersebut saya memanfaatkan momen Idul Adha kemarin. Asumsi saya bahwa sampel kambing yang akan disembelih telah diambil secara random dari populasi kambing yang ada. Warna kambing dalam sampel tersebut hanya ada dua, hitam dan putih.

Kambing-kambing tersebut kemudian disembelih, dikuliti dan diambil dagingnya. Panitia Qurban kemudian memotong daging tersebut dan kemudian memasukkannya ke dalam kantong plastik.

Jumlah daging yang dimasukkan ke dalam plastik tersebut diukur berdasarkan feeling panitia. Tidak ditimbang, melainkan dimasukkan hingga mencapai batas kantong plastik hampir penuh.

Dari sana kemudian saya melakukan penghitungan, satu kambing hitam bisa dibagi menjadi berapa kantong plastik, begitu juga dengan kambing putih.

Hasilnya, untuk satu kambing hitam bisa menjadi 11 kantong plastik, sedangkan kambing putih hanya menjadi 9 kantong plastik. Terbukti bahwa jumlah kantong plastik yang berisi daging kambing hitam lebih banyak jumlahnya dibandingkan dengan jumlah kantong plastik yang berisi daging kambing putih.

Begitulah faktanya. Makanya tidak heran jika kemudian orang suka mencari kambing hitam daripada kambing putih!

:mrgreen:

**dijitak pembaca**

41 thoughts on “Mencari Kambing Hitam

  1. arqu3fiq

    Bukannya sama aja? lha wong sama-sama dagingnya, dipotong juga sama besarnya, jumlahnya juga. Penelitian kuantitatif opo kulitatif iki? gag mudeng.

    (jwb dr pertanyaanmu : gag taw milis coz dah di kick sama yg punya rumah milis)

  2. jebrak

    halah om jane kambing putih ikuw ada 15 kantong tappi sing 6 kantong pean delikne tow, digowo muleh disik :mrgreen:

    ngaku om hayoooo??????

  3. meylya

    kayakna tergantung gemuk tau nggaknya dech
    kalau kambing putih lebih gemuk dari pada kambing hitam pasti isinya lebih bnyak kambing hitamkan

    (nglantur ya jawabna hiks…)

  4. meylya

    *kayakna tergantung gemuk tau nggaknya dech
    kalau kambing putih lebih gemuk dari pada kambing hitam pasti isinya lebih bnyak kambing putihkan*
    (salah ketik)

  5. nie

    yeeeeeeee…kirain kambing hitam yang itu tuh..rupanya…
    eniwei, met idul adha ya 🙂 masi ada sisa kambing ga? bagi dong..

  6. roons

    wess… sak karep-karepmu bae. bah kambing hitam, kambing putih. aku ra doyan wedhos…

    hayooo…hayoo… ape lapo om? jitak yo…?
    ora iso…ora isoo…. weeekkkkk…!!!!

  7. katakataku

    daripada mencari kambing hitam, mendingan mencari daging kambing yang udah dimasak biar kita tinggal Maem aja 😀 ***jadi laper neeh belum dinner 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *