Character Assassination

Pernah mendengar istilah yang populer pada era Persiden Gus Dur ini kan? Pada saat itu Gus Dur mencium indikasi terjadinya character assassination atas dirinya yang dilakukan lawan-lawan politiknya. Sejak saat itu istilah character assassination menjadi sering terdengar di berbagai media.

Character assassination dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai pembunuhan karakter. Pengertiannya adalah adanya upaya yang disengaja untuk merusak citra atau reputasi pihak -orang maupun lembaga- lain. Pembunuhan karakter tidak hanya terjadi di dunia politik, namun juga sering ditemukan dalam keseharian hidup bermasyarakat.

Di dunia politik, upaya pembunuhan karakter misalnya dilakukan lawan politik dengan menyebarkan berita bohong atau black campaign. Dalam kehidupan sehari-hari misalnya seseorang berupaya menjatuhkan citra atau karakter orang lain di hadapan orang atau kelompok tertentu.

Biasanya pembunuhan karakter dilatarbelakangi keinginan untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau kelompoknya.

Character assasination ini tidak etis untuk dilakukan. Jika memang ingin bersaing, bersainglah yang sehat. Tingkatkan kapasitas dan kapabilitas diri sendiri daripada sibuk merusak citra orang lain. Mari berpolitik dan hidup berdampingan dengan cara-cara yang santun! 😉

7 thoughts on “Character Assassination

  1. livia

    yap betul bgt tu…klu mau bersaing, bersaing yg sehat aja, klu gak sehat segera periksa kedokter biar gak kebablasan :D…hihihihihihi

  2. sawali tuhusetya

    duh, jadi inget perang iklan di media beberapa waktu yang lalu, mas dion. sesama pentolan partai mengklaim keberhasilan memanage negara, sementara pihak lain mengklaim sebagai sebuah kegagalan. apakah ini juga termasuk karakter asinan, mas?

  3. green tea

    I like the valuable information you provide on your articles. I’ll bookmark your weblog and take a look at again here regularly. I am reasonably sure I’ll learn many new stuff proper right here! Best of luck for the following!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *