Menusuk dari Belakang

Menikam dari belakang atau menusuk dari belakang adalah sebuah idiom yang biasa digunakan untuk menggambarkan penghianatan atau bermuka dua. Di depan terlihat seperti baik-baik saja, bersikap sopan, hormat, menghargai. Tetapi di belakang ternyata mencaci-maki, mengolok-olok, bahkan menjatuhkan.

Dalam kehidupan ini sudah sering terjadi praktik ‘menusuk dari belakang’ ini. Hubungannya bisa one to one, one to many, many to one, atau many to many. Persis seperti relationship yang ada di dalam sistem database.

One to one adalah praktik ‘menikam dari belakang’ yang dilakukan seseorang kepada seseorang yang lain. Misalnya memacari pacar sahabat, meniduri istri teman, mengakui hasil karya orang lain sebagai hasil karyanya, dan sebagainya.

One to many adalah praktik ‘menusuk dari belakang’ yang dilakukan seseorang kepada sekelompok orang, bisa lembaga, organisasi atau perkumpulan. Contohnya seorang anggota organisasi yang menyebarkan informasi rahasia kepada pihak lain, seorang anggota organisasi yang mencaci-maki organisasinya dengan pihak lain, dan sebagainya.

Many to one adalah praktik ‘menikam dari belakang’ yang dilakukan oleh sekelompok orang, bisa lembaga, organisasi atau perkumpulan terhadap seseorang. Misalnya sebuah partai politik yang anggota-anggotanya ingin menyingkirkan ketua umumnya secara melanggar hukum dan diganti dengan yang lain.

Sedangkan many to many adalah sikap bermuka dua antara sekelompok orang dengan kelompok orang yang lain. Misalkan antar Koperasi A dan Koperasi B. Di depan sepertinya baik-baik saja, tetapi di belakang itu Koperasi B mencaci-maki Koperasi A, membodoh-bodohkan, menganggap memiliki selera yang aneh, menganggap kurang gaul, dan sebagainya.

Nah, itu tadi sekilas tentang definisi dan contoh praktik ‘menusuk dari belakang’ versi saya. Mungkin Anda punya cerita atau pengalaman lain?

35 thoughts on “Menusuk dari Belakang

  1. MQ Hidayat

    Kadangkala untuk bisa bertahan hidup di dunia ini, kita mang harus melakukan ini.. 🙂
    Semuanya penuh dengan intrik dan intrik.
    Tapi, yah. Kalo intrik itu dilakukan untuk menjatuhkan satu sama lain dengan sangat tidak terhormat, itu sungguh ter..la..lu..
    *doh, aku ngomong opo sih ini?*

  2. udin

    Artikel ini sangat realistis dan relevan dengan kehidupan ini. Saya berharap artikel ini banyak dibaca dan direnungi sebagai bahan evaluasi dan refleksi diri dan kelompok, utamanya bagi kita semua.
    Pada dasarnya tiap individu dan kelompok berpotensi melakukan praktek “menusuk dari belakang” kok, untuk itu mari kita Benahi diri kita masing-masing dengan 3 M = Mulai dari diri sendiri, Mulai dari yang terkecil, dan Mulai saat ini…..

  3. ipied

    kalo mau buat sate ikan nusuknya harus dari belakang terus sampai kayu penusuknya muncul di mulut ikannya baru di bakar, jangan lupa pake bumbu sambel kecap rawit, bawang… maknyossss

  4. kacrut

    jiaaaaahhhh… asline pengalaman pribadi iki..

    seng one to one iku contoh laen e “bener2 menusuk dari belakang” like mulan jamela’s song.. hahahahahahhahahhaha

  5. rita

    Setalitiga uang ma musuh dalam selimut … dikira teman sejadit ternyata serigala berbulu domba.. hala.. nyambung gak sih nih…. 😀

  6. website design

    I really like this record, i did not realize a kismet of the things that you posted in here. i ahve much more creative dope regarding these topics and topics allied to it. some people may find it implacable to understadn the english argot but i notice it rather easy after the retreat that has discover to be what is todays policy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *