Strategi Meraih Sukses

“Jaman sekarang ini kalau mau sukses harus pakai rumus 3D. Dalan, Duit, Dukun

Begitulah suara yang terdengar sayup-sayup dari belakang saya ketika berada di dalam Bus Jaya Kuning AC jurusan Surabaya-Ponorogo, tadi sore.

Tampaknya dua orang ibu-ibu di belakang saya sedang membicarakan anak mereka yang sama-sama tidak lolos ujian CPNS sebulan yang lalu.

Mereka membahas seputar praktik jual-beli kursi dan nepotisme yang masih kental. Teman anaknya yang kebetulan anak pejabat bisa lolos padahal di kampus termasuk goblok. Yang satu menimpali, anak tetangganya lolos karena membayar 50 juta.

Yang menarik adalah ketika salah satu dari mereka menyebutkan rumus 3D tadi. Yang satu langsung mengamini. “Injih, Bu, sak niki menawi mboten ndamel 3D mboten saget. Mesakne lare-lare”. Artinya: “Iya, Bu, sekarang ini kalau tidak pakai 3D tidak bisa. Kasihan anak-anak”.

3D: Dalan, Duit, Dukun. Atau: Jalan, Uang, Dukun/Paranormal. Dalan, artinya harus punya kenalan dekat yang bisa ‘membawa’. Duit, artinya harus ada duit untuk bisa masuk ke posisi tertentu. Dukun, artinya meminta bantuan do’a dari orang yang dianggap sakti.

Meskipun 3D tersebut adalah ‘strategi kotor’, tetapi nampaknya sudah sangat memasyarakat. Bagaimana menurutmu?

13 thoughts on “Strategi Meraih Sukses

  1. fahmi!

    duit & dukun memang keliatan secara eksplisit sbg strategi kotor. tapi kalo yg dalan bisa positif juga sih, imho.

    posisi2 strategis pd institusi2 reputable malah biasanya didapat dg dalan. misale aku buka toko kelontong, kira2 siapa yg lebih aku percaya megang akuntingnya? apakah sodara sepupuku sendiri yg lulusan FE unair (dan masih ada hubungan keluarga), ato fresh graduate lulusan FE UI yg cumlaude tapi aku kenal dari rekrutmen via kompas sabtu?

  2. udin

    Bro, Praktik Suap dan Korupsi sebenarnya sudah dianggap jalan yang “halal” bagi sebagian orang. Untuk masuk perguruan tinggi negeri saja masih terdapat praktek2 kotor apalagi yg berhubungan dengan pekerjaan, malah lebih gila lagi. Misalnya sesorang yg ingin mendaptkan proyek/memenangkan tender, hampir tidak lepas dari cara2 kotor.

  3. Fenty

    Kalo saya mah, gak mungkin 2D yang terakhir, secara duit dari mana, dukun pun gak kenal, hahahahahaha …
    Kalau “dalan”, udah lah gak muna kok, semua orang butuh itu … tapi tergantung juga, kita, sodara, keluarga ada yang punya kedudukan gak, sampe2 “dalan” kita bisa lancar 😀

  4. sapimoto

    Iya Boss, saya punya pengalaman pribadi dengan ini.
    Dalan, dulu saya tempuh jalanan antara Madiun dan Malang.
    Duit, sempat ngutang pada seorang teman sebesar 25 ribu rupiah, dan orang tua saya mengeluarkan dana 140 ribu rupiah untuk daftar ulang, serta biaya kost dan makan 125 ribu rupiah selama 1 tahun.
    Dukun, saya bisa lolos test sampai dengan lulus kuliah dengan nilai yang tidak mengecewakan, sampai akhirnya bisa masuk sebagai PNS pada sebuah departemen, semua itu adalah dukungan doa dari ibu saya yang tidak pernah lelah memohon untuk kesuksesan anaknya.
    3D tersebut sudah terbukti untuk saya pribadi. 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *