Corporate Social Responsibility

Philip Kotler dan Nancy Lee dalam bukunya yang berjudul “Corporate Social Responsibility” menyebutkan bahwa CSR merupakan instrumen penting untuk menunjang strategi perusahaan, yaitu membangun citra perusahaan sekaligus meningkatkan profit jangka panjang.

Dalam buku tersebut disebutkan ada 6 cara yang bisa dilakukan oleh perusahaan dalam menjalankan program CSR ini.

  1. Cause Promotion -> menjadi sponsor kegiatan yang sedang menjadi perhatian masyarakat
  2. Cause Related Marketing -> mengalokasikan sekian persen pendapatan untuk kegiatan sosial
  3. Corporate Social Marketing -> mengadakan kampanye untuk merubah perilaku masyarakat
  4. Corporate Philanthropy -> memberikan donasi atau sumbangan kepada masyarakat
  5. Community Volunteering -> mengerahkan karyawan untuk kegiatan sosial
  6. Social Responsible Business Practises -> praktek produksi menyesuaikan dengan isu sosial

Meskipun konsepnya sudah jelas tetapi masih banyak perusahaan belum mengaplikasikan konsep CSR ini. Mereka menganggap program CSR hanya akan menambah biaya tanpa ada peningkatan profit secara langsung.

Di sisi lain ada perusahaan yang sudah melakukan program CSR namun sepertinya tidak tulus. Memang sesuai dengan definisi di atas program CSR harus sejalan dengan strategi untuk meningkatkan profit, tetapi ekspos kegiatan CSR yang berlebihan di berbagai media justru bisa memutar balik persepsi masyarakat terhadap sebuah produk atau perusahaan. Biarlah program CSR ini berjalan below the line saja sehingga tidak memunculkan anggapan bahwa perusahaan hanya cari muka di masyarakat.

Jika diformulasikan dengan tepat, program CSR ini bisa menjadi alat pemasaran yang dahsyat. Citra perusahaan akan menancap kuat di benak masyarakat dan ujung-ujungnya produk dari perusahaan tersebut akan menjadi preferensi utama.

17 thoughts on “Corporate Social Responsibility

  1. gempur

    tapi itu harus keluar mas, kewajiban korporat yg harus dijalani diluar pajak. kalo gak penduduk sekitarnya, terutama, bisa menuntut penutupan pabrik.

    contoh: kalo freeport CSR dan keuntungannya ndak mampu mensejahterakan papua, mending ditutup saja. malu-maluin negara itu.

  2. ciwir

    belm banyak perusahaan yg menjalanakan itu. banyak yg berfikir bahwa CSR hanya sekedar buang2 duit keuntungan perusahaan kang.

  3. cHayo

    Jangan salah men..dewasa ini CSR bukan lagi disebut cost melainkan investasi men..Adira Asurance, Unilever, Aqua adalah beberapa Perusahan besar yang menggunakan CSR ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *