Jangan Coblos Partaiku!

by det on 25 March, 2009

Pemilu tinggal menghitung hari. Hajat lima tahunan itu kini diikuti oleh puluhan partai, banyak diantaranya adalah partai baru. Masing-masing mengusung caleg, banyak diantaranya wajah-wajah yang belum pernah terdengar sama sekali nama dan kiprahnya.

Kampanye terbuka yang sudah berjalan beberapa hari ini ternyata belum mampu membangkitkan gairah warga dalam menyambut Pemilu yang menyedot anggaran negara trilyunan rupiah itu. Mungkin rakyat terlalu pusing untuk membaca satu-persatu profil puluhan partai itu.

Jangankan membaca profil yang berisi visi dan misi partai, mungkin mendengar namanya yang aneh-aneh saja sudah bikin nafsu makan mendadak hilang.

Kalau toh ada ribuan massa yang datang ke arena kampanye partai dan caleg tertentu, jangan langsung dimaknai sebagai suara yang bakal mereka dapatkan ketika pemungutan suara benar-benar dilakukan.

Demikian pula dengan jumlah amplop yang sudah dibagikan door-to-door (jika cara busuk itu masih dilakukan) jangan membuat terlalu percaya diri akan menang. Jangan-jangan nanti sorenya ada caleg lain lagi yang datang membawa amplop yang lebih tebal dan janji yang lebih manis.

Semuanya masih kabur. Sekabur visi misi apa yang sebenarnya dibawa oleh para caleg instant yang belum terlihat sama sekali kiprahnya dalam membela (apalagi menyejahterakan) masyarakat. Hanya satu dua partai dan satu dua caleg yang memiliki visi misi jelas, mudah dicerna dan sudah memiliki basis pendukung yang kuat karena memang sudah terbukti jujur dan bersih.

Pemilu 2009 ini akan menjadi pertaruhan apakah rakyat kita masih memiliki hati nurani. Bagi yang memiliki hak suara, pergunakan sebaik-baiknya. Jangan apatis. Luangkan waktu 30 menit untuk ikut menentukan wajah Indonesia untuk anak-cucu kita kelak. Jika tidak menggunakan hak suara, jangan protes jika nanti wajah Indonesia menjadi compang-camping.

Tidak menggunakan hak suara berarti memberikan kesempatan menang yang lebih besar kepada pelaku politik busuk. Jika sudah demikian, sekali lagi, jangan salahkan siapa-siapa jika anak-cucu kita kelak mencaci-maki kita karena mewariskan Indonesia yang tidak berdaya!

Nah, bagi yang masih memiliki kepedulian dengan nasib bangsa, perlu diingat bahwa sistem coblosan sudah tidak berlaku lagi. Berikan suara dengan cara memberikan tanda CENTANG atau CAWANG pada logo partai atau caleg yang dipilih. Sekali lagi, CENTANG atau CAWANG, bukan COBLOS! ;)

{ 37 comments… read them below or add one }

1 ciwir March 25, 2009 at 10:05 pm

pertamaxxxx

2 ciwir March 25, 2009 at 10:06 pm

aku besok mau menggambar saja di TPS, khan
sudah disediakan kertas gambar dan spidol

3 gRy March 25, 2009 at 10:10 pm

ho’oh betul ^^

4 senoaji March 25, 2009 at 10:15 pm

semoga sistem pelaksanaan pemilu tahun ini sudah tersosialisasi dengan baik. seimbang dengan sosialisasi yang dilakukan oleh partai-partai tersebut. yang dikemudian hari apa yang diharapkan dengan pesta demokrasi di negeri ini, yaitu melangkah untuk lebih baik, bisa terwujud. amin,

5 LuxsmAn March 25, 2009 at 10:28 pm

CenTAnG jeneNg siNG PenAK diwoco………

6 Novianto March 25, 2009 at 10:30 pm

Centang seng wenehi aku 1 milyard

7 dMid March 25, 2009 at 10:38 pm

**CONTRENG MATANE..**

8 aRai March 25, 2009 at 11:03 pm

walaupun kata MUI GOLPUT haram saya mah tetep GOLPUT saja … MUI telat untuk bilang haram … kenapa ga dari dolo? coba tanya kenapa …

9 tukang becak onlen March 25, 2009 at 11:08 pm

jadi ga pake coblos2an lagi yak??

gak seru donks,, secara qbaru sekali ngalamin nyoblos masak udah ganti centang??

10 LuxsmAn March 26, 2009 at 3:04 am

GOLPUT = HARAM berarti GUS DUR = HARAM

11 handsomers March 26, 2009 at 4:41 am

aku mau bawa krayon ae lah. sekalian nanti tak gambari mural tps-e (lmao)

12 risdania March 26, 2009 at 6:24 am

uuuwh puyeng…banyak banged daftarnya….

13 kucluk March 26, 2009 at 7:04 am

**siyap2 mulih**
untuk kali ini saya akan menggunakan hak suara saya!….

14 denologis March 26, 2009 at 7:10 am

allahu akbar!
Karena sedang khilaf,,maka saya mendukung khilafiyah!
Demokrasi busuk lambang kapitalisme.
Allahuakbar!

(rofl)

15 mbelGedez™ March 26, 2009 at 7:50 am

.
Jangan ikutin anjuran DET !!!

Kita ndak disuruh centang maupun cawang, apalagi ngangkang !!!

Kita cuman disuruh CONTRENG !!!

:roll:

16 mh_454_nt March 26, 2009 at 9:56 am

hati-hati dengan “money politic serangan fajar”, terima ae uangnya, tapi jangan contreng orangnya. jangan mementingkan kesenangan sesaat untuk kesengsaraan 5 tahun.

17 meylya March 26, 2009 at 10:15 am

siap-siap libur

18 dafhy March 26, 2009 at 10:46 am

satu suara anda menentukan nasib bangsa 5 tahun ke depan

19 aR_eRos March 26, 2009 at 12:11 pm

pemilu kali ini menguntungkan pihak penjual sepidol ae.
kasian toko paku ndak laku lagi :(

20 azaxs March 26, 2009 at 4:31 pm

Walah… gara2 pemilu semakin banyak warga indonesia yang terkena penyakit gila…..

Nyentang opo nyontreng ya? :lol:

21 alief March 26, 2009 at 5:35 pm

aku ogah milih pak…

lha wong aku ndek jakarta, tru males mudik, lagian nonton polahe dewan yang terhormat sing pinter korupsi lan turu pas sidang mbahas masalahe rakyat cilik iku, aku dadi wedi doso mergo menehi dalan……..

22 gitzie March 26, 2009 at 6:32 pm

artikelnya bagus, kk…
izin ngutip ya…. :)
trims :)

23 okta sihotang March 26, 2009 at 7:45 pm

di cawang ??
*kikikikiikkk

24 DETEKSI March 26, 2009 at 8:52 pm

silakan dicek di Kamus Besar Bahasa Indonesia, di sana tidak ada kata CONTRENG, yang ada CAWANG dan CENTANG yang artinya sama

25 arifudin March 27, 2009 at 9:53 am

cawang :)

26 gempur March 27, 2009 at 1:34 pm

sebenarnya saya lebih suka nyoblos ketimbang nyawang mas! hahahahaha

27 livia March 27, 2009 at 3:02 pm

“………jumlah amplop yang sudah dibagikan door-to-door (jika cara busuk itu masih dilakukan)…” masih ada kuk di daerahku..hihihihi

28 dEEt March 27, 2009 at 3:41 pm

mari Qta nyontreng tgl 9 April ntar..!!

eh nyawang dink.. :D

29 aLe March 28, 2009 at 10:17 am

huhu,
klo disana : http://rosyidi.com/jangan-pilih-saya/
malah jangan pilih saya :lol:

Hidup Contreng *halah*

30 casual cutie March 28, 2009 at 10:31 am

coblos yang mana donk???

31 Firman March 28, 2009 at 11:00 am

Wah..saya perlu meyakinkan diri untuk lebih mempercayai para caleg yang kita pilih..karena kebanyakan dari mereka mengeluarkan kebijakan2 yang justru berbeda dengan yang dikampanyekan

32 Xpresi Riau Pos March 28, 2009 at 8:56 pm

Nggak ada yang berani bilang gitu pas Kampanye mas… :-)

33 genthokelir March 29, 2009 at 11:21 am

akan kah tahun ini saya mengikuti aajaran mu kang det ,,,,,, mudah mudahan saja ning bingung siopo sing arep di conteng jenengmu ono ra mas

34 kenthus March 29, 2009 at 11:23 am

contreeng ayoo mas lihat nama sampean ada enggak hiyayayayaya
salam kenal yah mas kita udah ketemu ning piye yah

35 Ericova March 30, 2009 at 10:01 am

hahaha dulu akhir tahun 2008 bu mega pernah bilang ayo coblos saya..hihhii
sekarang ayo contreng saya :p

36 sawali tuhusetya March 31, 2009 at 11:22 pm

model centang atau contreng pada pemilu kali ini memang beda2 dg putaran pemilu sebelumnya. terlepas dari kelebihan dan kekurangannya, yang pasti pemilu harus selalu menghadirkan terobosan baru agar pemilu bener2 berlangsung luberjurdil.

37 ali April 1, 2009 at 5:59 am

kayae ngga ikutan deh….

Leave a Comment

 

Previous post:

Next post: