Menjadi Jurkam yang Efektif

Musim kampanye Pemilu Legislatif 2009 telah tiba. Di Surabaya acara pembukaan kampanye hari pertama kemarin ditandai dengan tumpengan bersama di Tugu Pahlawan. Menurut jadwal dari KPU, kampanye melalui rapat umum tersebut akan berlangsung mulai tanggal 16 Maret hingga 5 April 2009. Tanggal 6 hingga 8 April merupakan masa tenang dan tanggal 9 April adalah hari H Pemilu Legislatif 2009.

Kampanye rapat umum identik dengan pengerahan massa ke tempat tertentu untuk mendengarkan orasi yang dilakukan oleh Juru Kampanye atau Jurkam. Yang bertindak menjadi Jurkam biasanya Sang Kandidat itu sendiri. Tetapi seringkali, jika jadwalnya terlalu padat, maka Sang Kandidat bisa dibantu oleh Jurkam yang lain.

Nah, bagaimana cara menjadi Jurkam yang efektif?

Jurkam yang efektif adalah Jurkam yang berhasil memengaruhi pilihan audien, dari yang tadinya belum menetapkan, atau bahkan menetapkan untuk memilih kandidat yang lain, kemudian terpengaruh untuk memilih kandidat yang dikampanyekannya. Persis seperti iklan produk. Iklan produk yang efektif adalah yang berhasil meningkatkan penjualan produk tersebut.

Untuk menjadi Jurkam yang efektif maka setidaknya ada 3 tahapan yang harus dilakukan, yaitu: persiapan, pelaksanaan dan evaluasi.

TAHAP PERSIAPAN – Pada tahap ini seorang Jurkam harus menguasai product knowledge dengan baik. Siapa yang dikampanyekan, dari partai apa, bagaimana kualitas intelektualitasnya, apa saja kiprahnya di masyarakat, visi dan misi apa yang dia bawa, dan sebagainya. Sebelum menjual maka harus tahu betul bahwa barang yang dijualnya adalah barang yang berkualitas dan dibutuhkan oleh calon pembeli.

TAHAP PELAKSANAAN – Setelah menguasai product knowledge dengan baik maka inilah saatnya berjualan. Ingat bahwa yang dijual bukan fisik calegnya, tetapi ide-ide, kemampuan dan kemauan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Artinya itu adalah hal yang intangible. Maka gunakan cara seperti menjual jasa. Gunakan kata-kata dan ekspresi yang persuasif tetapi jangan berlebihan. Jangan sampai memberikan janji-janji palsu dan janji-janji yang tidak mungkin terlaksana  dalam 5 tahun masa jabatan.

Jaman sekarang ini Jurkam harus benar-benar cerdas dan persuasif. Harus dicatat bahwa banyaknya massa yang datang tidak memberikan jaminan bahwa nanti mereka akan memilih partai atau caleg yang diusung. Rakyat sudah semakin cerdas. Mereka akan datang pada kampanye siapapun, menerima pemberian dari manapun, tetapi bukan berarti akan memilih yang mengundangnya, bukan berarti akan mendukung yang memberinya.

Hati-hati berbicara di depan rakyat karena mereka sudah cerdas-cerdas. Jangan mengumbar janji muluk. Jika ingin memperjuangkan kepentingan rakyat, perjuangkan kepentingan yang paling vital yang dibutuhkan rakyat. Rakyat di desa tentu saja memiliki kebutuhan yang berbeda dengan rakyat di kota. Tugas Jurkam adalah menyampaikan apa yang menjadi visi-misi Kandidat secara jujur dan tidak berlebihan.

TAHAP EVALUASI – Kampanye pada hari-hari pertama harus diperhatikan dengan seksama bagaimana tren yang terjadi di masyarakat. Apakah mereka datang ke tempat kampanye karena tertarik dengan kandidat atau partainya, atau jangan-jangan hanya ingin menyaksikan goyang dangdutnya?. Harus dievaluasi apakah seluruh materi kampanye telah disampaikan dengan baik dan bagaimana respon audien. Evaluasi harus dihadiri oleh seluruh tim kampanye termasuk kandidat yang diusung supaya kampanye berikutnya bisa berjalan lebih baik.

Inovasi Kampanye

Caleg dan Parpol harus melalukan inovasi dalam berkampanye. Inovasi adalah melakukan hal yang berbeda dari yang sudah ada. Berikut ini daftar cara kampanye yang sudah sangat umum dan kemungkinan besar masyarakat sudah bosan dengan cara-cara lama ini:

  • iklan di media (radio, TV, koran, dsb..)
  • konvoi kendaraan
  • mendatangkan artis
  • mendatangkan tokoh nasional
  • memasang baliho di pinggir-pinggir jalan
  • membagikan selebaran
  • membagikan kalender
  • membagikan kaos
  • membagikan uang (money politics!. DO NOT)
  • membagikan sembako
  • dll…

Cara yang sudah ada sebelumnya tetapi masih jarang yang melakukan, diantaranya:

  • membuat blog personal sang caleg
  • mengadakan lomba menulis konten blog
  • mengadakan festival band
  • menggelar fashion show

Coba cari cara lain yang berbeda dan belum ada sebelumnya. Jika ada yang meniru, maka cari cara yang lain lagi. Dunia politik memang harus kreatif dan inovatif!

Selamat berkampanye yang jujur dan bertanggungjawab! 😉

23 thoughts on “Menjadi Jurkam yang Efektif

  1. mbah sangkil

    udah ada belum jurkam yg bagi2 domain dan hostingan? kalo belum lumayan tuh jadi kampanye yg efektif asal menyertakan banner yg berisi caleg yg di kampanyekan

  2. rZd

    klo ada jurkan yang bagi2 hosting, aq dikabarin mas..heheh

    pokoknya yang kecipratan rejeki tuw iklan2 caleg..

  3. sawali tuhusetya

    tip yang bagus, mas dion. ini layak direkomendasikan kepada para jurkam untuk dibaca, agar mereka mampu memnegaruhi auiens dg cara yang sehat dan efektif.

  4. aRai

    mudah²an bapak wali kota surabaya membaca ini postingan biar tidak jadi cuti selama 21 hari … kekeke (doh)

  5. deteksi

    @mbahsangkil: idenya bagus mbah, ntar aja 2014 ya semoga bisa terealisasi :mrgreen:

    @ale: sepakat… selamat atas pernikahanmu le. selamat juga udah akan menjadi calon bapak. kamu malah coblosan mendahului pemilu 😉

    @suryaden: memang begitu mas, selalu ada aksi-reaksi

    @handsomers: kehilangan independensi bagaimana mas? justru caleg dari manapun bisa menggunakan tips ini 😉

    @ajeng: sebelum menjatuhkan pilihan lebih baik memang menelisik sendiri bagaimana karakter partai tersebut mbak ajeng.

    @rzd: makanya keep up to date dunk jangan sembunyi di balik monitor aja…

    @meyla: wah betul mey, belum ada kayaknya caleg yang mengangkat tema internet sebagai bahan kampanyenya. ide bagus itu mey!

    @shei: thanks udah mampir 😉

    @sawali: begitukah om guru? memang para jurkam harus menggunakan cara yang santun. rakyat sudah semakin cerdas om 😉

    @arai: waduh jadi apa kalo pejabat sampe cuti sebulan begitu?

    @dwiprayogo: jadinya pelayanan publik pasti terganggu 😉

    @rusabawean: yang mulainya 16 maret itu kampanye rapat umum di tempat terbuka, sedangkan sebelumnya adalah masa kampanye material promosi saya tanpa ada pengerahan massa

  6. deteksi

    @denologis: itu termasuk cara lama mas, mendatangkan artis berpakaian sexeh buat meanarik massa… ndak kreatif tuw!

    @okta: kali aja mau kampanye jadi presiden BEM hehehe…

    @casual: enaknya dibayar, ndak enaknya capek kali ya 😉

    @emfajar: wahahaha… maybe 2014 mas? tapi harus kreatif!

    @ndop: idemu bagus ndop, buat menarik simpati para insan desainer 😉

  7. ciwir

    ide sing terakhir kuwi sangat menarik…
    fasion so, tapi ojo fasion so baju parpol…
    ora keren malah nggilani….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *