Prabowo Subianto, Presiden?

Sosok yang satu ini terkesan tegas, taktis, berwibawa dan merakyat. Tak heran, untuk memabangun citra dirinya, Prabowo telah menayangkan TVC jauh hari sebelum partai dari tokoh lain beriklan. Partai Gerindra yang didirikannyapun meraih suara cukup signifikan untuk ukuran partai baru.

Berbekal suara sekitar 5%, Prabowo memasang target menjadi Calon Presiden pada Pemilu Presiden 2009 mendatang. Sebelumnya sempat santer disebut PDIP akan berkoalisi dengan Gerindra, namun kabarnya koalisi tersebut gagal diusung karena Prabowo hanya mau jika dirinya dijadikan capres, bukan cawapres.

Menurut pandangan saya Prabowo Subianto dan Gerindra ini keras kepala. Awalnya saya simpatik, namun melihat sikap politiknya yang terlalu memaksakan diri, saya menjadi ragu. Prabowo tidak lebih baik dari capres yang lain.

Slogan yang diusungnya dalam iklan-iklan di TV itu dimentahkan oleh sikapnya sendiri. Partai yang suaranya jauh di atas itu, seperti PDIP, pasti merasa dilecehkan jika Prabowo ngotot hanya mau posisi capres. Dan itu sudah terbukti dengan gagalnya koalisi PDIP-Gerindra seperti yang diindikasikan oleh Taufik Kiemas hari ini.

Harusnya Prabowo mampu melihat realita suara yang diperolehnya tidak cukup besar untuk layak dicapreskan. Sikap ksatria dan jiwa besar harus ditunjukkan kepada rakyat. Jika memang tidak mau menjadi cawapres, sudahlah, tunggu 5 tahun lagi siapa tahu pendukungnya akan lebih banyak.

Bagaimana menurut Anda?

21 thoughts on “Prabowo Subianto, Presiden?

  1. suryaden

    ya, itulah omongan ksatria, daripada dulu ngomong nyalonkan tapi ndak jadi, atau dulu tidak mau dicalonkan tapi bikin move agar dicalonkan… mending bapak satu itu, konsisten…

  2. novi

    kata orang, prabowo tu hoby tampar. lagian suara signifikannya dari iklan, tentu yang digambar yang manis2 saja…

  3. rania

    meskipun tdk terbukti,tp gara-gara kasus pelanggaran HAM bikin aku dari dulu gak simpatik sama Prabowo dan Wiranto.

  4. Sekjen PNN

    Prabowo masih belum bisa melepas gaya Kopassusnya. Beliau lupa, bahwa pemilu dan demokrasi adalah amanat rakyat yang harus dituangkan dalam keserasian DPR, bukan karena perintah atasan dan uang. Colling Down aja Pak Bowo, tahun ini jadi WAPRES aja sama SULTAN HB X. Tunggu th 2014 saja. …………………………….. Percaya deh…………………. Kalau Presiden SBY itu masih kuat di akar rumput, karena strategi dan kedekatan SBY dengan ulama, ekonom, Militer sangat kuat. sepertinya Kharisma BUNG KARNO, Pak HARTO sudah melekat di SBY. Maaf Ya.

  5. Pakacil

    sepakat dengan sudut pandang konsistensi.
    soal hasil itu soal lain.
    lagi pula pengalaman 2004 memberikan gambaran, tidak ada korelasi antara hasil pemileg dengan pilpres, demikian pula halnya kemudian antara pemileg dan pilkada di banyak daerah.

  6. galuharya

    menurut saya pasangan capres-cawapres yang pas untuk menandingi kedigdayaan sby-wiranto adalah mega-prabowo bukanmalah prabowo-puan

    tapi di politik semua bisa terjadi
    **gimana kalau deteksi-pakne galuh nyalonkan**

    kita buat indonesia negara jutaan blogger
    (lmao)

  7. Rizka

    Bener banget… cuma P Prabowo yang bs tandingi SBY. menurut saya mah wajar Prabowo kekeuh , daripada tetap maju jd cawapres dengan kepastian kalah lebih besar? karena emang utk saat ini SBY masih paling kuat. wah, kalo calon nya orang dulu juga mah, SBY menang mudah…
    untuk P Prabowo tetep semangat… bukan 2009, 2014 menanti Anda… insya Allah kalo niat Bpk tulus utk Rakyat, akan ada jln menuju RI 1.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *