Batal Posting

Benar-benar batal posting. Sudah beberapa kali berganti ide menulis tetapi akhirnya tidak jadi posting. Tidak usah dipaksakan karena mata sedang mengantuk berat sehingga dipaksapun tidak akan keluar ide buat menulis.ย 

Sebenarnya ini tadi saya harus melanjurkan workshop pengenalan internet kepada petani tembakau Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Hi-TechMall bekerjasama dengan Dinas Perkebunan, tetapi saking mengantuknya workshop dilanjutkan oleh Mbah Sangkil, Novi dan Sentot.

Sesi pertama tadi para peserta sudah belajar menelusuri informasi melalui Google, kemudian belajar membuat dan mengirimkan email. Sempat pakai Yahoo! Indonesia tetapi error terus, akhirnya pakai GMail. Sebagai bukti kepesertaan, peserta diminta mengirimkan email ke pimpinan Disbun dan ditembuskan ke email saya.

Sesi kedua ini peserta dipandu membuat account di Facebook dan bagaimana cara memasang foto di facebook. Setelah semuanya berhasil membuat account facebook maka para petani tembakau tersebut akan membuat dan bergabung dalam sebuah grup facebook bernama “Petani Tembakau Indonesia”.

Mengenal internet merupakan hal baru buat mereka. Setelah berhasil membuat email tadi banyak yang senyum-senyum kegirangan. Mereka tambah antusias setelah tahu bahwa dengan email bisa mengirim surat hanya dalam hitungan waktu sepersekian detik. Istilahnya: sak ketipan (satu kedipan mata).

Ya sudah, batal posting tentang “Memburu Teroris” dan “09 09 09 09:09”, mungkin lain kali saja ya… ๐Ÿ˜‰

20 thoughts on “Batal Posting

  1. ajengkol

    Lha iki opo tho det ? Kadangkala kita kejebak postingan harus sesuatu yang lagi trend atau yang bom padahal kan bisa apa aja

  2. olip

    he he …. … 09 09 09 09:09 enek opo om ?

    angka songo kesukaaan ku lo … nomor favorit ha ha ha aha

    sukses yaaaa !!

  3. ndop

    sing penting wis posting to pak lik..

    huwaaa.. petani saiki wis mbois-mbois nu.. iso facebookan, ngko status FB ne dadi ngene: sedang macul di sawah nemu ulo gedhene sak kentol!

    hohoho…

  4. sawali tuhusetya

    wow… kemajuan yang luar biasa ini, mas dion. kalau semua petani mau memanfaatkan jejaring sosial semacam FB, pasti mereka akan memiliki posisi tawar yang tinggi di depan para tengkulak yang selama iniselalu mempermainkan mereka.

  5. rusli zainal | eRos

    memasyarakatkan internet dan menginternetkan masyarakat *sipp*
    internet for all, bisa merambah ke para petani juga nie, kereeen. ada apa dengan 999 9:9? jangan bilang kiamat, wegah. mau merid? undangane jangan lupa. salut kalo nikah tanggal segitu, mesti kuat nahan xixixixi *kabuur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *