Cara Merakit Bom

by det on 24 July, 2009

Dalam perjalanan menuju kota Ponorogo ini beberapa kali saya menjumpai penjual koran. Sekilas melirik headline koran-koran tersebut masih diwarnai berita seputar bom. Ledakan bom di JW Marriott dan Ritz Carlton beberapa hari lalu ternyata menguntungkan media massa. Selama beberapa hari mereka tidak perlu pusing hunting berita. Bahas saja tentang bom, beres!.

Mengintip Kompas, hari ini mereka membahas robot penjinak bom. Jawa Pos, kalau gak salah lihat, membahas jaringan Noordin Top yang dituding berada di balik berbagai aksi pengeboman di berbagai negara. Bom, bom dan bom. Begitu ditakuti tapi dibahas di mana-mana.

Sementara itu polisi, utamanya tim densus 88, terus memutar otak untuk menemukan siapa pelaku dan dalang pengeboman di Indonesia. Tapi sayangnya menurut saya polisi kurang kreatif dalam perburuan bomber itu. Terbukti dari semua nama yang diduga pelaku bom bunuh diri tersebut selalu dikaitkan dengan Noordin Top dan Jamaah Islamiyah. Apa hanya mereka saja yang bisa merakit bom?

Kalau mau cermat, sebenarnya banyak sekali pihak yang pantas diduga menjadi pelaku pengeboman. Nelayan banyak yang bisa merakit bom, terbukti dulu pernah ada ledakan bom high explosive di Pasuruan. Lalu pembuat-pembuat mercon itu, cara kerja bom dan mercon kan (mungkin) sama saja? Sama-sama pakai black powder, sama-sama pakai pemicu atau detonator supaya bisa meledak.

Heran saya media, khususnya TV, malah mengajarkan bagaimana merakit bom. Mereka menunjukkan secara detail di dalam sebuah tas laptop dipasangi mur baut supaya daya merusaknya lebih dahsyat ketika bom di dalam tas laptop tersebut diledakkan. Maka makin banyak saja orang yang tahu bagaimana cara merakit bom. Dan semakin banyak yang bisa merakit bom maka (apakah) semakin besar potensi ancaman bom (?).

Bagaimana menurut Anda?

{ 49 comments… read them below or add one }

1 det 24 July, 2009 at 6:05 pm

*menjura ke sangbayang, blogger ngawi yang katanya seluruh posting panjangnya itu ditulis pakai hp*

2 mbah sangkil 24 July, 2009 at 6:07 pm

kebebasan media memang lagi bermasalah kayaknya, filter berita udah menjadi nomor sekian yang penting rating dan update cepet. Kasus bom ini terlihat bagaimana media massa bisa memberikan justifikasi walau tidak secara terang2an kepada beberapa orang padahal pihak penyidik belum menentukan si orang tersebut sebagai tersangkanya

3 olip 24 July, 2009 at 6:11 pm

semua karena media

4 riffrizz 24 July, 2009 at 7:21 pm

bom itu mudah kok buatnya tinggal kentu udah jadi deh bomnya :-)

5 mazblend 24 July, 2009 at 10:05 pm

Aku pengen belajar membuat bom uang.. ada yang tau ga??

6 nyegik 24 July, 2009 at 10:45 pm

Bikin bom aku ga tau tapi bom yang pagi2 tau..

7 wongbagoesw 25 July, 2009 at 12:33 am

Om… cara merakit bomnya mana? :mrgreen:

8 ranggagoblog 25 July, 2009 at 3:07 am

saya rasa kebebasan media hendaknya memang harus dibatasi…..

9 karno 25 July, 2009 at 7:41 am

mustinya pemerintah tidak boleh TV mengizinkan mengeluarkan

10 galuharya 25 July, 2009 at 10:16 am

musibah seperti ini malah dijadikan bahan exploitasi oleh media untuk meningkatkan rating dan larisnya surat kabarnya

11 jidat 25 July, 2009 at 11:39 am

hahahaha… bom molotop kang.. hioii

12 galihsatria 25 July, 2009 at 4:41 pm

Tapi sayangnya menurut saya polisi kurang kreatif dalam perburuan bomber itu. Terbukti dari semua nama yang diduga pelaku bom bunuh diri tersebut selalu dikaitkan dengan Noordin Top dan Jamaah Islamiyah. Apa hanya mereka saja yang bisa merakit bom?

Tentunya dugaan ini bukan asal bacot, ini adalah hasil investigasi fakta-fakta di lapangan. Juga dilengkapi dengan data intelijen. Jangan terlalu meremehkan Densus 88.

13 ciwir 25 July, 2009 at 7:45 pm

bombsex…

14 ciput mardianto 25 July, 2009 at 7:46 pm

aku yo bingung karo tipi kui, kok malah diajari loh!

15 Andy MSE 27 July, 2009 at 12:21 am

saya tahu berbagai macam rangkaian elektronik untuk detonator, namun hanya sedikit tahu mengenai peledak… bisa kasih tahu saya???
*arep tak bom umahmu*

16 SanG BaYAnG 27 July, 2009 at 1:18 am

Waduh..,jenengku kq malah di bawa-bawa di komen je..

Kalo soal bom jangan sebut2 namaku lo ya..,soale aku isone ngebom ki.. mung nek pas wetenge mules tok je..

17 ndop 27 July, 2009 at 9:07 pm

huwaaa… aku kudu ati-ati ki… ojo sering-sering cedak bule.. hahaha…

18 udienroy 28 July, 2009 at 6:27 am

Kunjungan perdana. Merakit BOM kebanyakan orang pada bisa, Tehniknya sama dengan petasan, tapi yang sukar di dapat biasanya bahan kimianya, tidak semua tempat ada kan? lagi pula orang bisa merakit BOM tapi kadang2 malah takut sendiri. kalau2 tiba2 BOM rakitan sendiri itu meledak hehe

19 ericova 30 July, 2009 at 10:36 am

yah ini mengajarkan orang buat bom @_@ malah bahaya klo digunakan informasinya oleh orang yang tidak memiliki moral dan tanggung jawab

20 zam.web.id 30 July, 2009 at 7:45 pm

pusing

21 baron 30 July, 2009 at 9:06 pm

caranya ga ada ugh…!
padahal gw mw ngebom kuburan nenek gw ktanya banyk harta karunya
:D

22 amroji 31 July, 2009 at 3:13 pm

Mau Tau cara merakit bom ? kirim email ke bomber@yahoo.com

23 Wandi thok 1 August, 2009 at 1:03 pm

Jadi cara merakit bomnya gimana mas? :roll: Salam kenyal kembali nggih. Blogger setingkat professor ki nek nggawe judul jan pinter-pinter jebulnya :D ^O^

24 tyok 3 August, 2009 at 9:42 am

Itulah Indonesia….. informasi yang disiarkan di TV semuanya mendidik generasi2 kita ke arah yang jelek!!!! jadi ……………… ?????*/#!%^&@

25 didi 4 August, 2009 at 12:47 am

aku jg bs bkn nya gmpang za, , , ,, , , ,
pke An pLus Solar , , , , ,, , ,
Buuummmmm ad tambahan satu lagi he he he SeCreat

26 MARTE 9 August, 2009 at 10:58 pm

TINGGALKAN CARA LAMA ISI PULSA ANDA & UBAH dengan KONSEP FLEXTER sehingga HP ANDA bisa berubah menjadi MESIN UANG OTOMATIS yang dapat menghasilkan Uang JUTAAN RUPIAH/hari bahkan PULUHAN JUTA RUPIAH/hari, masih tidak percaya & berani terima tantangannya, segera bergabung dan Hub : 085641241615:(MARTE) atau klik : http://www.17-klik.blogspot.com sebagai Informasi untuk ANDA.

27 treedevilz 24 August, 2009 at 7:06 pm

ora.iso omong.

28 syarief 25 August, 2009 at 9:26 pm

cara merakit bom itu sebenarnya mudah, kamu tinggal tangkap noordin M top terus kursus dech padanya he…he…he…^_^

29 awan 26 August, 2009 at 10:37 am

wah 2 malah pada mbahas booooom, jd ngeri nich. Harusnya agak di pasang filter yang tebal untuk kebebasan informasi

30 juragan 26 August, 2009 at 7:01 pm

emang media sekarang kebablasan, apalagi televisi…yang penting dapat uang, urusan kedaulatan keamanan jadi nomor 1000000000000000…..media/wartawan koreksi diri donk, jgn kebablasan mikir perut sendiri…kalau perlu negara dijual ama wartawan/media demi perutnya sendiri…

31 Mujahidin Slow 28 August, 2009 at 3:31 am

Cara Merakit Bom

Onde2 didalamnya kasih TNT .. terus ditancep pake detonator, nah detonator ini bisa diganti ama cabe merah.. jadi, tinggal diemplok..he..he..he..

32 zuluh 29 August, 2009 at 5:17 pm

emangnya lu ngapain
gitu aja kok repot

33 zuluh 29 August, 2009 at 5:22 pm

Caro mambuek onde-onde

1. ang cari tapuang taruih tapuang tu ang campua jo talua itiak jan lupo buang yang kuniangnya, dan agiah ka ambo.
lai tau ang alamaik ambo.
ambo tingga di tapi lauik dakek matoari, di tapi-tapinyo ado urang manggaleh jaguang baka. ang agiah se ka urang manggaleh tu.

34 batara 1 September, 2009 at 8:14 am

ala….memang la polisi indosia kurang bijak dalam menangani kasus ini,

35 ironic 2 September, 2009 at 7:52 am

gw lq bisa bikin bom pengen ngom manusia_Manusia bejat seluruh dunia.

36 vincent 3 September, 2009 at 11:39 am

iya nich gimana cara buatnya ?

37 andi 14 September, 2009 at 5:50 pm

bang bali ciek tam buaaaaaaaaaaah

38 pujiyono 1 October, 2009 at 9:04 pm

dulu-dulu ga ada bom, kebiasaan tiap bulan puasa bikin petasan/mercon ,waktu kecil kurang bahagia bukan jihad, giliran udeh dewasa bikin petasan malu mangkanye si noordin biar ngetop ngebikin petasan nyang gede

39 erry teman biasa 19 November, 2009 at 2:54 pm

ocHe ciinnK mmpUz

40 handri 17 December, 2009 at 8:54 am

tolong dong kasih tau

41 handri 17 December, 2009 at 8:55 am

cara rakit bomb ya kasih tau dong

42 usman 27 December, 2009 at 1:19 pm

bom???
jmn gini masih ada bom,,…
mnding kita bom aja itill….
hahahahahahahahahahaha,,..

43 usman 27 December, 2009 at 1:20 pm

nah mending klo mau bom pake bom rakitan kontol supaya itilnya merangsang….

44 usman 27 December, 2009 at 1:23 pm

kontol + itil = …
jawabanya lah loe…. yg baca ni dia hasilnya…
hahahahaha

45 abdul 27 December, 2009 at 1:24 pm

ia benar,,,,emng itilnya sedappp…

46 abdul 27 December, 2009 at 1:24 pm

kmu prnh ngga masukin kontol kmu ke itil???

47 usman 27 December, 2009 at 1:25 pm

prnah dong…..
enaaakkkk……
mantap…
klo yg buat blog ini prnh ngga?

48 muhammad jibril 12 March, 2010 at 10:55 am

barang siapa yang bisa merakit bom nisya nya kita hancur-kan orang yang beragama non muslim dan barang siapa yang ingin belajar merakit bom datang-lah menemuiku untk menghancurkan indonesia………………….!!!

49 fahri hidayat 13 March, 2010 at 8:23 am

saya heran juga.. salah satu stasiun televisi bertajuk investigasi malah membuat masyarakat penasaran dan mencobanya. Programnya bagus tapi penyajiannya yang kurang pas. pernah saya mengikuti tentang pencurangan listrik, air, bom ikan trs bom utk meledakkan batu kapur dll. Kemudian pencurangan makanan boraks, pewarna, minyak goreng bekas dan formalin. Informasinya sangat berguna tapi ya mbok jangan disertai cara pembuatannya. masyarakat yang semula g’ tahu karena rendahnya iman malah mencoba mempraktekkan ditambah lagi mereka makin pintar membuat cara bgmn lebih aman utk melakukan aksinya, jadi yang semula cukup jadi informasi malah merajalela. Tolong dech, ditinjau lagi penyajiaanya….

Leave a Comment

Previous post:

Next post: