Ganyang malaysia!

by det on 31 August, 2009

Melihat video wawancara Metro TV dengan Permadi di atas akan menyulut semangat kita untuk membela tegaknya kemerdekaan Republik Indonessia ini. Bayangkan saja berbagai kebiadaban dan kesewenang-wenangan negara bangsat bernama malingsia itu: TKI dihajar oleh imigrasi, kesenian kita diklaim, tapal batas negara digeser, hutan kita dicolong, ambalat dirampok, dan sebagainya.

Tiada henti malingsia menyakiti perasaan bangsa ini. Apakah kita sebagai warga negara hanya akan diam saja? Sementara itu para veteran perang sudah menyatakan kesiapan mereka untuk perang melawan malingsia, padahal usia mereka sudah sepuh semua.

Secara persenjataan boleh jadi kita kalah dengan malingsia yang didukung oleh inggris. Tetapi justru dengan keterbatasan persenjataan ini tentara kita dan siapapun yang siap bela negara akan menyikat habis tentara malingsia yang tidak punya pengalaman perang sama sekali.

Bung Karno pernah mengatakan: kami cinta perdamaian tapi kami lebih cinta kemerdekaan!

Jika pemerintah tidak segera ambil tindakan maka jangan salahkan jika rakyat bersatu padu dan melakukan gerakan sendiri! Mari kita lawan kesewenang-wenangan demi tegaknya negara Indonesia tercinta!

GANYANG MALAYSIA! BABAT HABIS MALINGSIAL!

{ 53 comments… read them below or add one }

1 galuharya August 31, 2009 at 11:58 am

mengutip kata-kata BUNG KARNO
“berikan aku 10 pemuda,maka akan aku hancurkan malingsia “

2 olip August 31, 2009 at 12:23 pm

tak bantu do’a ae .. aku wedi lak perang senjata, perang mulut =))

3 novi cuk lanang August 31, 2009 at 12:32 pm

aku setuju perang..

ben putu-putuku bangga karo mbahe sing gagah iki

4 aLe August 31, 2009 at 1:45 pm

Yeah,
Hidup Bung Kardetx!
*gabung bung karno dan detx :D

5 Anang August 31, 2009 at 5:28 pm

Ganjang malingsiah

6 rusli zainal sang visioner | eros August 31, 2009 at 7:38 pm

ada yang bersedia ngajari saya hack gak?
pingin tak jeboli semua web-web kisruh malingsial, pegel au.

7 harry seenthing August 31, 2009 at 8:13 pm

ayo…serrrrrbbbuuuuuuuuu!!!!!!!!

8 joanne August 31, 2009 at 9:30 pm

ck ck ck ck…
kapan ya kita bisa damai…

9 Kang mas jidat August 31, 2009 at 10:31 pm

@olip mantep dongane
@eros lah wis tak warahi gak mudheng2 to?

10 suryaden August 31, 2009 at 10:40 pm

sukses tenan pancingane melingsial…

11 suryaden August 31, 2009 at 10:43 pm

sukses banget

pancingane melingsial iku

do kobongan jenggot, jenggot teroris.. hahaha :D

12 patriot negara September 1, 2009 at 12:00 am

dari pada jadi separatis mending jihad lawan malaysia ….lebih terhormat……mari kita bela negara……..ganyang malaysia………malaysia negara yang tak punya malu……negara pembajak…….

13 ciwir September 1, 2009 at 4:48 am

wekekkkk…. aku ra merasa terpancing…

14 luvie September 1, 2009 at 5:09 am

Susun strategi, rapatkan barisan, kuatkan persenjataan, Hayo maju..!!!!

15 jidat September 1, 2009 at 8:42 am

aku setuju! ganyang malinksial

16 nur ichsan September 1, 2009 at 10:25 am

hidup indonesia…

malaysia sialan….

17 azaxs September 1, 2009 at 10:26 am

wah.. bisa jadi film rambo kalah seru nih :lol:

18 Dawam Multazam September 1, 2009 at 11:05 am

Atas nama Maha Patih Gadjah Mada, Ganyang Malaysia!

19 dafhy September 1, 2009 at 1:53 pm

atas nama bangsa indonesia mari angkat senjata

20 ajengkol September 1, 2009 at 2:04 pm

Mari bersatu padu saeko proyo singsingkan lengan mempertahankan peradaban bangsa

21 ajengkol September 1, 2009 at 2:05 pm

Mari kita singsingkan lengan saeko proyo mempertahankan peradaban bangsa

22 Pyoul September 1, 2009 at 4:22 pm

Hidup INDONESIA.!

Mati Malaingsia.

23 Suwahadi September 1, 2009 at 8:04 pm

Babat abiz Malingsial *asah parang*

24 jack September 1, 2009 at 9:28 pm

boleh dilawan, tapi jangan lewat peperangan. Karena yang korban adalah orang yang gak tau apa-apa

25 aziz September 1, 2009 at 11:45 pm

jiwa orang indonesia lagi diinjak2 sama makhluk yang bernama malngsia….

26 sawali tuhusetya September 2, 2009 at 1:01 am

mantab, mas dion. kalau ini baru permadi yang sesungguhnya. tak segan2 utk melabrak siapa pun yang nyata2 telah melecehkan negeri kita. ganyang maling asia!

27 Iklan Gratis September 2, 2009 at 9:29 am

Maling sia memang sudah membuat bangsa ini sakit hati,
Kalo indonesia tidak segera bertindak, saya kira malingsia akan terus melecehkan bangsa kita.
Jadi Negara kita memang harus segera bertindak, agar malingsia tidak seenak udelnya dewe.
Iklan Gratis

28 yutoro September 2, 2009 at 10:48 pm

omongan si tionghua lagi di dengar indo. jelas jelas bodohnya bangsa indo.ga pernah tahu membeda. masa tentara malaysia gendut semua

29 galihsatria September 3, 2009 at 2:46 pm

Asli provokator he he he…

30 pance September 3, 2009 at 10:53 pm

indonesia paling2 kalah lawan malaysia, wong lawan maalaysia satu aja nggak becus (nordin)

31 rangga aditya September 8, 2009 at 6:05 am

hanya ada satu kata… LAWAN!!!!!!

32 brint September 11, 2009 at 3:55 pm

pak permadi kan dukun tuh…..kog kirim santet aja ke malaysia

33 adeesign September 13, 2009 at 5:43 pm

Setuju Ganyang Malaysia!!!!!

34 nyiblorong September 18, 2009 at 8:06 am

Saya masih teringat TKI di saudi, dan di timur tengah yang lain, di seksa, di ikat dan di jadikan hamba seks. Saya teringat TKI di singapura yang di kurung bagai binatang, diberi makan babi walaupun islam. Tiada pula Ganyang Arab atau Ganyang Singapura. Saya masih teringat Pelajar Indonesia di Australi di ludah, di cerca, atas masalah di timur leste. tiada pula ganyang Australi. Saya teringat, tentera laut indonesia masuk ke kawasan malaysia, di ambalat, 13 kali, tiada pula malaysia mengutarakan ganyang indonesia. Sudah terbukti, lagu ternag bulan itu asalnya dari perancis, di mashor kan oleh kelasi kelasi kapalnya beratus tahun dulu, tiada pula saya dengar pembetulan di media indonesia. Sudah terbukti, discovery channel suah meminta maaf atas kesilapan yang mereka buat mengenai tarian pendet, senyap sepi media indonesia. SEBENARNYA APA yang kalian mau, bukan perkara perkara ini dong. ada yang tersirat dan tersembunyi, dan permainan yang sangat kotor.

35 KafirunMunafiqunMusyrikun September 18, 2009 at 8:09 am

kadang kadang kebenaran itu terlalu jelas, tapi masih tak nampak. itu yang dikatakan, di butakan mata dan hatinya. tetapi, setelah melalui blog blog ini, dan benar benar melalui dan mendalami perasaan marah benci yang amat sangat sekumpulan manusia yang sepatutunya bersaudara, dari segi sejarah, bangsa, budaya, agama, sehingga sanggup membunuh, atas nama nasionalisma, atas nama budaya, atas nama lagu, atas nama tarian; maka, terjawablah segalanya. jelas sekali peringatan Rasulullah S.A.W. pada khutbah baginda yang terakhir. Iblis tidak dapat lagi memecah belah kan dan merosak kan kamu atas perkara perkara yang besar, maka, berhati hatilah atas perkara perkara yang kecil. Setiap muslim itu di wajibkan menjaga hak muslim yang lain, dan tidak dibenarkan menyakiti sesama sendiri. tiada beza antara kamu kecuali iman dan taqwa. jelas sekali peringatan yang dikasihi Rasulullah S.A.W. malangnya, blog blog ini, dan tulisan tulisan ini, membuktikan, di kalangan hati hati dan jiwa manusia, ada yang lebih besar dari Rasulullah. malangnya, di hati hati dan jiwa jiwa ini, ada yang lebih besar dari AlQuran dan Sunnah. Jahil itu bukan milik ekslusif para penyembah berhala di Mekah zaman Nabi S.A.W. Kegelapan hati dan pemikiran itu jelas tersebar ke akhir zaman. Nafsu dan Nasionalisma adalah tuhan baru, berhala baru, walaupun, lidah masih bisa mengucapkan syahadah. Rasulullah S.A.W jelas mengingatkan, mengenai yang mati perang bukan semuanya shahid. Yang shahid hanya yang mati untuk Allah, yang lain, yang mati untuk mempertahankan kota, hanya mati untuk kota….

36 Kalau kamu benar benar sayang indonesia September 18, 2009 at 8:10 am

Thats why, indonesia, inspite of its rich resources, and huge population, cant get far, in the global scenario. They, as people, are their own worst enemy. The politics and leaders are champion in playing with its people’s emotions, and sentiments, rather than focusing in channeling the people’s energy, enthusiasm, spirits, towards nation building programmes and efforts. Patriotism has ben set & defined on how well you shouted and demonstrate, not so much on how well you research, you build, you invent, you trade, you innovate. The leaders know only too well, that due to poverty and poor education, the masses still believe in black magics, myths, ghosts, human super powers, and not much open global and scientific minds. You cant expect much, since the leaders are virtually from same line of ex-leaders of corrupt manipulators; ex army generals (who were very corrupt when in power), old school leaders (either linked to sukarno, or suharto, old schools), children & relatives of dictators, etc. No new blood of reasons and intellects. This is the disadvantage when a country has big gap, between the super rich and the super poor. they need to develop more middle class, the moderating factors, a critical ingredient in any successful & stable social structure. UNless, they, as a people, can overcome these balls & chains, that imprisoned & dragged them down; they, as people, are not really free people. Easily swayed, manipulated, played, by their own leaders, like pawns. Like puppets with strings. Better education can help in this. Better distribution of wealth and rejuvenated internal economic activities, enjoyed by all, can help solve this. They do have every reason, to set themselves free. From their own selves. they have to be very brave & face the mirror. If they can find the formula to get out of this velvet traps, they have every ingredients needed to become a great nation and potentially a world power to be reckoned with. INdonesia, need a good leader. Not just another charismatic personality like sukarno, (hitler was a charismatic fella too, a great orator as well), not another corrupt general, not another children of elitist group, but a proper representation of ordinary people, well balanced intellectual, and global thinker. If charisma is needed, it is more of gandhi’s, a uniting peace loving leader, or hamka like personality, rather than a stalin, or mao tze tung type of one man show, kill all, charismatic dictators. After suharto, habibie was almost excellent new blood. Strange that indonesia then change to daughter of dictator, and another guy who is popular for sleeping in office. If that was reformasi, it certainly does not look any better than previous ones. For now, SBY is the nearest to such great potential, to drive indonesia to global greatness, compared to all other candidates, and he can pave way for the coming of better ones. Indonesia, wake up. Windows of opportunity are not always there waiting for you. Your best of friends, may not be the ones who say and do what you like to see or hear, but, who will tell you what you really are. Like mirrors. If you ugly, the mirror will tell you that you are ugly. Like medicines, its bitter, but it cures. Wake up, or, you are going towards self destruction. It wont be external factors that destroy you

37 Nasionalis Itu Wajib Pak September 18, 2009 at 8:11 am

mudah aja dong. memang penting nasionalis dalam diri. untuk pasti ke sorga, bila di tanya malaikat mungkar dan nangkir nanti, maa robbuka, wa imamuka? jawab saja dengan pancasila. pasti ke sorga. nasionalis menghalalkan darah saudara se-agama. semeja sama yang kufur, sebantal sama yang musrik, seperut sama yang munafiq. sama hilai ketawanya sama dengan iblis laknatullah. putuskan silaturrahim antara sesama saudara islam, Allah putuskan talian kamu dengan Nya. Hunuskan pedang mu ke dada saudara sesama islam, Allah haramkan sorgaNya ke atasmu. Biar mati di-aniaya, dari mati meng-aniaya. Aku pilih Allah, aku degan agama ku, kau dengan agama mu. Kul Yaa Aiyyuhal kafirun….Dunia ini sementara, tiada ertinya, dan tiada akan aku perjudikan, tiada akan aku pilih, menggantikan yang lebih kekal.

38 ambil tangan ku cium pipiku September 18, 2009 at 8:38 am

wahai para indonesians, jangan khuatir. kami dengar dengan jelas, kuat teriakan kamu, kita bukan serumpun lagi. orang malingsia malingshit yang di hina kamu itu, yang sangat jahat itu; masih waras, dan terang penglihatannya. saudara saudaramu TKI di sini masih bisa meraya kan hari raya dengan tenang dan tenteram. belum ada sweeping indonesian di sini, walaupun kamu udah memberikan ide yang sangat menarik untuk dipertimbangkan. saudara saudara TKI mu disini masih bisa berbuka puasa dan bertahajjud bersama. walaupun begitu kuat kamu menghendaki kematian, kemusnahan, kehancuran, kami di bumi sang malingsia. kalau boleh, mau dibunuh semuanya, lelaki, wanita, anak anak, tidak kira, asal namanya malingsiah, dicincang lumat lumat, dan dibikin mee bakso untuk santapan para pejuang nasionalis indonesia.. kami di maling shit ini, sudah matang, dan sudah melalui pahit maung, hidup mati, di hina di injak injak beratus tahun, dari jaman portugis, di lacurkan ke jaman british, kemudian zaman di rogol jepang, kemudian jaman di perkosa kominis, dan kemudian, zaman di ganyang soekarno indonesia. kami bekerja keras untuk berjaya dan makmur. kami pentingkan kesederhanaan dalam emosi dan perasaan. kami cukup bersedia, mengutamakan pelajaran dan ilmu, supaya tidak dipermain kan oleh sebarang musuh dari luar dan dari dalam. kami sangat bersedia. buluh runcing, kami jadikan ketupat dan lemang untuk juadah berhari raya. tidak perlu kami di ajar bagai kanak kanak. bukan kami yang kurang ajar sama kamu, tetapi, kamu sangatlah kurang ajar pada kami, di negeri maling shit di sini. kerajaan kami tidak takut untuk minta maaf, apa kamu pernah minta maaf? jauh sekali. di bumi hina malingshit maling sia ini lah, jutaan saudara saudaramu menumpang teduh, mencari rezeki. masyarakat hina malingshit ini lah, yang senyum dan bersahabat dengan saudara saudara mu di sini seperti saudara sendiri. Para pak polisi PDRM & Immigrasi zalim di sinilah, yang menutup sebelah mata, membenarkan BERJUTA, yang illegal masuk, di pantai pantai malingsiah, setelah melihat bot bot yang datang itu dipenuhi anak anak dan wanita, yang rupa luaran nya kayak serumpun seagama, yang cuba mencari rezeki. jangan meludah kelangit….simpan & gunakan tenaga, semangat, daya kreatif mu, bukan untuk menjerit jerit berdemonstrasi membakar bendera, tapi, gunakan lah untuk mengganyang kemiskinan dinegara mu. salurkan lah tenaga nasionalis kamu, untuk membangunkan negara, membuat penyelidikan, memperkukuhkan kestabilan dan ketenteraman negara, dan mempertingkatkan ilmu pelajaran untuk semua lapisan miskin kaya, agar tidak mudah dipermainkan oleh ketua ketua dan pemerintah yang korrup. Memang lebih mudah berdemonstrasi, dari bekerja keras, membangunkan diri, keluarga, jiran tetangga, dan masyarakat. Gunakanlah tenaga mu, api kemarahan mu, untuk membela dan membantu anak anak miskin yang ngga punya rumah, mengemis, di jalanan dan di kota kota. Hantarlah para cendiakawan mu, para relawan mu, mendidik dan membentuk mereka agar dapat sama dengan masyarakat yang lain. Inilah harga dan erti yang sebenarnya untuk berjaya dan merdeka. membakar bendera, mencari dan menakut kan rakyat dengan momok hantu ancaman luar, adalah satu kebodohan, yang mengaibkan di mata dunia. Bangunlah Indonesia, Perangi Musuh Dalaman mu, Ganyang Kebodohan mu, Lihat diri di cermin. Yang Manis itu tidak semestinya madu, yang pahit itu tidak semestinya racun. Yang Manis itulah Racun, yang Pahit itulah Obat…

39 sang maleng October 2, 2009 at 8:10 am

waduh, kasian melihat bencana di padang. sedih melihat kanak kanak dan yang lemah kehilangan segalanya. biasanya di malaysia, apabila ada bencana sedemikian rupa di indonesia, secara otomatis, sekolah sekolah, masjid masjid, siaran siaran televisi dan suratkhabar, serta para pekerja , yang kaya dan yang miskin, akan segera membuka dan mengutip dana untuk membantu segera. tenaga manusia juga di hantar untuk menambah kan bantuan. tetapi mungkin kali ini agak berbeda. setelah sweeping malaysia, panggilan jihad menghapuskan malaysia, mungkin menyedarkan kebanyakan rakyat malaysia, ngga perlu bertepuk sebelah tangan. perasaan bersaudara, serumpun, itu hanya impian kosong sahaja. indonesia ngga mau uang dan bantuan dari sang maleng dari malengsial. “…dari pada jadi separatis mending jihad lawan malaysia ….lebih terhormat……mari kita bela negara……..ganyang malaysia………malaysia negara yang tak punya malu……negara pembajak……”

40 parang terbang malaysia November 3, 2009 at 7:30 am

parang terbang malaysia
owk dah lebeh dah ni,,,,keh tok ngutuk owk pun….pedooh je..keh nok keh sebuit…..owk mmg bodo indon…nok gado jew….babil sungguh owk ni….pohpalehweh

41 parang terbang malaysia November 3, 2009 at 7:34 am

mung memng saplerpok…pukimok….mung kabo nok jupe mane……kepala bapok mung indon….siang ke mung

42 parang terbang malaysia November 3, 2009 at 7:37 am

mu jange nok gedebe…..indon bastard…..gewe indun tok come pun….mace beruk makye

43 parang terbang malaysia November 3, 2009 at 7:40 am

hang ni indon memang bangsa lo’lak…ketegak…..hang dtg neghara org wat jenayah rata2,,,,,,kepala bapak hang…

44 parang terbang malaysia November 3, 2009 at 7:42 am

kau nak keno tampau ha indun….budus pegang taik anjing,……..

45 aku cinta Indonesia April 19, 2010 at 9:38 am

Kalian malingshit bisa bicara satu agama satu rumpun cuih najiz__kalian bangsa yang munafik sok suci,sok kaya,sok alim,sok berkuasa__sekarang kalian bayangkan wahai hamba ringgit bagaimana kami bisa hidup tenang kalau kalian selalu ber_ulah,kami tidak senang perang atau permusuhan tapi kami juga tidak takut perang dan melawan musuh tidak peduli kita satu rumpun tidak peduli kita satu agama kalau kalian tidak bisa menghargai bangsa kami sebagai manusia kami tidak segan2 untuk meng ganyang kalian wahai hamba british,peduli apa dengan kotbah murahan kalian,apa artinya hidup ini kalau dalam hinaan,saya sarankan jangan hanya menasehati kami dan membaca semangat para saudara2 kami tapi coba buka mata dan hati kalian ditulisan dan blog2 yang dengan laknat nya menghina & melecehkan bangsa kami,nasehati orang2 kalian dulu sebelum berkoar2 dihadapan kami,apakah bangsa kalian adil,apakah bangsa kalian baik,apakah bangsa kalian bersih dari pelacur,perjudian,korupsi,pengemis,,,,taik anjing__saya saran kan jangan jadi manusia munafik wahai hamba ringgit,kami mati untuk agama dan bangsa kami tapi kalian mati untuk raja pujaan dan ratu british kalian____bullshit

46 maria June 9, 2010 at 8:21 pm

malingsial ya????…dasar indonesia tak sedar diri.dah la berjuta juta rakyat indon yang menumpang hidup di bumi ‘maligsial’ ni..dah la datng jadi pembunuh,jadi pencuri,perompak..peragut..banyak nyawa rakyat malaysia melayang..adik aku mati sebab orang indon ragut adik aku!!!!!adik aku mati sebab nak selamatkan diri dia..apa salah adik aku??orang indon memang sial.datang malaysia jadi pelesit..nyawa adik aku sama harga ke dengan pulau sipadan??sama harga ke dengan tarian pendet tang asalnya bukan milik orang indun tapi hindu???tak ada pun orang hindu merungut tentang tarian mereka yang diciplak indon.bagi pendapat aku,tak salah tarian pendet diadakan di malaysia kerana ada ramai rakyat india yang beragama hindu di malaysia.

47 maria June 9, 2010 at 8:23 pm

dasar negara tak kenang budi

48 maria June 9, 2010 at 8:24 pm

orang indon tak ada perasaan

49 Avalezes July 10, 2010 at 11:16 am

Sudahlah, kita rakyat Indonesia tidak usah menaggapi segala macam pertikaian di Blog dan Internet. Mari kita majukan Indonesia terus. Ciptakan anak2 muda Indonesia yang menjuarai Olympiade Dunia matematika, olimpiade fisika, seperti tahun tahun lalu. Kita ciptakan teknologi tinggi dikampus ITB dan ITS kita. Mari kita teruskan kemenangan perjuangan bangsa kita yang meraih kemerdekaaan dengan susah payah di pertempuran2 besar di seantero Indonesia (pertempuran Semarang, Magelang, Surabaya 10 Nopember, Serangan Umum di Yogya )kemerdekaan itu diraih bung…bukan diberikan !!!!! Kalau ada kapal perang negara asing yang masuk wilayah negara Indonesia tanpa ijin, tapi saat didekati langsung kabur…hehe..itu sih enggak usah di tanggapin. Sudah jelas siapa yang kabur duluan….

50 maling tetap maling August 30, 2010 at 10:11 am

MALAYSIA TRULLY MALINGSIA

51 maling tetap maling August 30, 2010 at 10:13 am

AYO…KAPAN PENDAFTARAN WAJIB MILITER…..DAH GATEL NEEHHH MAU JADI RAMBO….

52 anym September 1, 2010 at 1:37 am

Bodoh punya Indon. Hal dalam negeri sendiri luna maya, cut tari, peterporn bikin kecoh. Itu idola kalian, banyak sgt maksiat, bom kedutaan asing, walhal maksiat bermaharajelela dalam negara lu sendiri. no wonder u all behave uncivilised. Lagak warak konon, keplastikan. Tgk muka masing2 sendiri di cermin, campak najis dan jilat najis di muka sendiri

53 Zenaida Brace December 7, 2010 at 12:26 pm

This is a really good study for me, Must confess that you are certainly one of the very best bloggers I actually saw.Thanks for posting this informative article.

Leave a Comment

 

{ 1 trackback }

Previous post:

Next post: