Persiapan Mudik Lebaran

Lebaran akan segera tiba. Tradisi tahunan yang hanya ada di Indonesia bernama Mudik Lebaran sudah mulai dipersiapkan. Mudik artinya kembali ke Udik atau Desa. Orang-orang desa yang sedang belajar atau bekerja di kota akan ramai-ramai mengunjungi kampung halamannya untuk memperingati Hari Raya Idul Fitri.

Kota yang pada hari biasa tidak pernah sepi dari kemacetan tiba-tiba akan menjadi lengang, seperti kota tak berpenghuni. Desa yang biasanya sudah berhenti beraktifitas ketika matahari tenggelam, akan berubah menjadi seperti kota dimana jalanan akan penuh dengan lalu-lalang kendaraan hingga larut malam.

Inilah Indonesia Raya, negeri yang kaya dengan tradisi budaya, hingga Mudik Lebaran-pun menjadi even tahunan berskala nasional.  Hanya ada di Indonesia tercinta! (husssssttt… jangan sampai tradisi ini dibajak negeri tetangga pencoleng seni budaya)

Apa yang harus dipersiapkan?

Bagi yang akan berpartisipasi dalam Even Nasional Mudik Lebaran 2009 ini, sebelum bertolak meninggalkan kota menuju desa, ada baiknya melakukan berbagai persiapan berikut ini:

  1. Periksa kondisi kendaraan. Bagi yang akan mudik menggunakan kendaraan sendiri jangan lupa periksa kondisi kendaraan secara menyeluruh. Yang paling gampang adalah dibawa ke bengkel dan minta diperiksa total. Pastikan kendaraan dalam kondisi fit sebelum dibawa mudik. Jangan sampai tiba-tiba mogok di jalan, selain memalukan juga bikin tambah macet jalan.
  2. Periksa dan bawa surat-surat penting: KTP, SIM, STNKB, dan sebagainya
  3. Periksa kondisi keuangan. Pastikan Anda membawa cukup uang, jangan terlalu banyak jangan terlalu sedikit. Setidaknya cukup digunakan selama perjalanan untuk beli bahan bakar maupun makanan dan minuman. Nanti di kota tujuan bisa ambil lagi di ATM.
  4. Periksa barang bawaan. Mudik identik dengan membawa barang baru ke desa. Bawa barang secukupnya saja. Sekiranya barang tersebut bisa dibeli di kota tujuan maka sebaiknya tidak usah dibawa dari kota. Selain menghemat space di kendaraan juga berbagi rejeki ke pedagang di kota tujuan.
  5. Bawa baju seperlunya. Perkirakan akan mudik selama berapa hari, perkirakan setiap hari akan berganti baju berapa kali, lalu hitung jumlah baju yang harus dibawa. Terkadang kita membawa baju terlalu banyak dan akhirnya di sana malah tidak dipakai.
  6. Bawa gadget dan perlengkapannya. Bawa handphone dan laptop jangan lupa chargernya, bawa kamera jangan lupa lensa dan kabel data atau card reader-nya.
  7. Perhatikan hewan peliharaan Anda. Mereka juga butuh makan. Pastikan selama ditinggal mudik mereka tetap bisa menikmati makakan favoritnya setiap hari supaya ketika Anda kembali mereka masih hidup. Kucing dan anjing lebih baik dititipkan ke penitipan hewan supaya lebih terjamin. Ayam sebaiknya disembelih dan dibuat lauk saja daripada membuang kotoran sembarangan di rumah Anda. Ular jangan lupa dikasih makan dan dimandikan (kalau yang ini sekali makan bisa buat satu bulan jadi gak perlu kuatir).
  8. Amankan barang berharga Anda. Kalau di rumah menyimpan perhiasan atau emas batangan lebih baik dititipkan ke bank atau pegadaian supaya aman. Mereka biasanya memiliki deposit box untuk menyimpan surat berharga dan perhiasan. Jangan ambil resiko dengan membawanya pulang ke desa atau membiarkannya tergeletak di rumah. Kalau dibawa pulang resiko hilang di jalan, kalau ditaruh di rumah resiko digarong penjahat.
  9. Amankan rumah Anda. Nah ini yang juga penting. Selama Anda mudik pastikan rumah dalam keadaan semua PINTU dan JENDELA dalam keadaan terkunci. Pastikan pula semua peralatan elektronik dalam keadaan OFF dan kabel tidak menancam di stop kontak. Pastikan pula KOMPOR tidak dalam kondisi menyala. Gerbang depan belikan gembok baru!
  10. Jaga kondisi tubuh. Sebelum menempuh perjalanan jauh ada baiknya anda tidur dalam waktu yang cukup dan mengonsumsi makanan bergizi cukup. Jika lelah atau mengantuk di perjalanan maka lebih baik berhenti di tempat yang aman dan beristirahat. Alangkah lebih baik jika setiap waktu sholat berhenti di masjid, selain untuk beribadah juga untuk memulihkan kondisi tubuh.
  11. BAGI PARA BLOGGER: jangan lupa mengabadikan apa saja yang Anda jumpai selama perjalanan. Misalnya Anda terjebak kemacetan, melihat kecelakaan, melihat pemandangan bagus, bertemu teman satu desa, menikmati makanan khas daerah yang dilewati, dan sebagainya. Bisa berupa catatan, bisa ditambahi dengan foto atau video. Bagi pengalaman mudik Anda melalui blog Anda masing-masing 😉
  12. (silakan ditambahkan sendiri jika ada yang kurang)

Selamat menempuh perjalanan jauh, semoga selamat sampai tujuan dan kembali lagi dengan semangat baru untuk lebih sukses lagi!

Sampaikan salam dari saya, Budiono, DETEKSI.INFO dan istanahosting.com untuk keluarga Anda di rumah 😉

19 thoughts on “Persiapan Mudik Lebaran

  1. det Post author

    @okta: iya betul mas, jaga jarak aman kendaraan..

    @ciwir: ojo lali mampir ponorogo kang!

    @olip: mudik nang pasuruan ning..

    @iful: betul kang.. kan mari entuk THR

    @jidat: wedus didol ae kang dadi duit enak nggowone

    @galuh: sampai ketemu di rumah mbah darmo hekeke..

    @Scoret: akakakaka ancen aku camat kang, dadi pidatone yo koyo camat :mrgreen:

  2. detx

    @suryaden: injih om.. mudik oke, puasa jalan terus…

    @saifuna: iya mantabbb mas sarannya 😉

    @khuclukz: wkwkwkwwk… yo kalo macet kayak lamongan itu kudu siap2 bekal mokel pas mau semaput langsung nyruput..

    @muara: matursuwun kang.. injih langsung meluncur ke blognya 😉

    @dawam: mapag?

  3. Pingback: Jalur Alternatif — deteksi.info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *