Hantu Puncak Datang Bulan

Adegan Porno dibalut Horor?

Film ini dibintangi oleh Andi Soraya,  Trio Macan dan beberapa pemain film lain. Kalau melihat trailernya rasa-rasanya yang menjadi jualan utama film ini adalah adegan-adegan mesum alias porno-nya. Hantunya sendiri sebagai pemanis saja, tidak serem sama sekali.

Sebut saja adegan foreplay, seorang pria berada di atas seorang wanita yang hanya mengenakan bra warna merah. Lalu sang pria mencumbu daerah dada wanita tersebut. Lalu adegan pamer belahan dada di atas kasur. Dan yang lebih parah lagi scene seorang wanita sedang terlentang tanpa busana sama sekali dan hanya menutup sebagian payudaranya dengan tangan.

Adegan demi adegan tersebut sangat mirip dengan film semi-porno: ada cerita, ada adegan bercumbu, ada adegan making love (bercinta, berhubungan badan), tetapi tidak memperlihatkan secara detail bagian vital manusia.

Tidak Layak Tayang dan Tonton

Dengan berbagai adegan porno bin mesum tersebut, film ini sangat tidak layak untuk ditayangkan. Kalau terpaksa ditayangkan di bioskop, maka penontonnya harus benar-benar dibatasi. Mungkin hanya untuk yang sudah berkeluarga saja. Anak-anak jangan sampai nonton karena secara kognitif mereka akan terpengaruh dan meniru adegan tersebut dengan tidak bertanggung-jawab.

Namun saya sendiri juga yakin, kalau toh ditayangkan maka penontonnya tidak akan banyak. Penonton kita sudah bosan dengan film seperti itu. Penonton kita sudah dewasa, lebih menyukai film Indonesia yang bermutu, atau nonton film import sekalian yang gak kalah bagusnya.

Anda sendiri bagaimana, akan nonton film ini gak?

26 thoughts on “Hantu Puncak Datang Bulan

  1. Bukan Pengamat Film

    Kejar tayang, duit bawah tangan, kapitalisme industri film. Gak masalah filmnya berbobot atau gak yang penting penonton senang dan duit masuk dengan kencang.

    Taruhan bentar lagi juga keluar behind the scene film itu yang lebih porno dari filmnya.

  2. chandra

    lembaga sensornya kesenengen tuh lihat film itu,
    jadinya bisa lulus sensor,
    wah remaja sekarang banyak diracuni oleh film2 porno,

  3. dhodie

    Back to 90’s nih kayaknya film-film bergenre seperti ini. Kalo dulu porno berbalut komedi, sekarang berbalut horor. Norak!!!

  4. elia|bintang

    saya memang ga pernah tertarik sama film horror indonesia yang berjudul aneh kyk gini. beda halnya dengan jelangkung, garapan dimas djajadiningrat. itu layak tonton dan memang film horror indo terbaik sampai saat ini, menurut saya.

    hantu puncak datang bulan? ga nolak kl ada yang traktir 😆

    salam kenal yah!

  5. kucluk

    judul yang aneh…

    gak kreatip blas judule….

    *jare “Bukan Pengamat Film” tiket nontone di bandling karo pembalut

    wkwkwk

  6. Dawam Multazam

    kalo pilem horor, aku mesti nonton karo lyla. kalo pilem “kebodohan-sineas-indonesia”, ya nonton dewe lah. judule bukan karena nonton pilem horor berbalut porno, tapi ya emang diniati nonton BF. 😉

    ~ Ayu Soraya pekok!

  7. ahmad rosidi

    setelah kemarin film suster keramas, kini ada lagi hantu puncak. tak lebih hanya film-film porno bangs*t berbalut film horor dan komedi, berlindung pada tembok karya seni, doh. bukan munafik kalao kita, MUI, dsb sebagai manusia normal menyukai hal-hal sedemikian. tapi hanya untuk kita dengan istri/suami. bukan diumbar-umbar didepan umum kek gini. mbok ya bikin film yang berkualitas gtu po’o *nggerundel sendiri, xixixi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *