Sejuta Cinta Untuk Kali Surabaya

Bagi Anda yang tinggal di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo jangan sampai melewatkan kesempatan ini. Ungkapkan rasa cinta Anda kepada Kali Surabaya. Mengapa harus cinta kepada Kali Surabaya? Karena air bersih yang mengalir dari pipa PDAM ke rumah Anda itu bahan bakunya berasal dari air Kali Surabaya ini. Tanpa Kali Surabaya mungkin kita akan mengalami krisis air bersih!

Selain alasan tadi, masih ada satu lagi alasan mengapa Kali Surabaya membutuhkan perhatian dan ungkapan cinta dari Anda. Yaitu kondisi Kali Surabaya sendiri yang makin hari makin menderita akibat berbagai macam pencemaran. Bahkan saat ini kandungan zat pencemar berbahaya di sungai sepanjang 41 kilometer ini sudah melebihi ambang batas. Survey serangga air yang dilakukan oleh Ecoton berhasil menangkap jenis serangga air yang bisa menjadi indikasi tingginya tingkat pencemaran di Kali Surabaya. Bahkan sudah sering ditemui  ikan-ikan yang mati akibat keracunan.

ikan matiBagaimana tidak, ada sekitar 400 industri yang membuang limbah cair ke Kali Surabaya ini. Beberapa dari industri tersebut memang sudah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), namun ada indikasi IPAL tersebut hanya dioperasikan pada saat-saat tertentu saja, misalnya ketika mau ada pengecekan kualitas air limbah. Limbah cair dari industri-industri tersebut merupakan penyumbang polutan terbesar di Kali Surabaya disamping limbah rumah tangga.

Lalu bagaimana caranya untuk mengungkapkan rasa cinta kepada Kali Surabaya? Datanglah ke Taman Bungkul Surabaya pada hari Minggu pagi tanggal 4, 11 atau 18 April 2010 ini dan hampirilah Posko Sejuta Cinta Untuk Kali Surabaya. Posko tersebut didirikan oleh siswa SMAN 1 Driyorejo Gresik yang tergabung dalam kelompok River Defender. Anda bisa berpartisipasi menyelamatkan Kali Surabaya melalui sepucuk surat. Lalu surat Anda tersebut akan dikumpulkan bersama surat-surat yang lain dan akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Timur pada tanggal 22 April nanti, bertepatan dengan Hari Bumi.

Untuk diketahui, Gubernur Jawa Timur adalah penanggungjawab pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran di sungai yang mengalir mulai dari Mlirip Mojokerto hingga Dam Jagir Surabaya. Hal tersebut sesuai dengan amanah UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Menurut Pasal 20 Undang-undang tersebut Gubernur-lah yang berwenang memberikan izin pembuangan limbah ke media lingkungan hidup dengan syarat memenuhi baku mutu lingkungan hidup.

Oleh karena itu, dalam surat cinta Anda nantinya sertakan permohonan kepada Gubernur Jawa Timur untuk memberikan perhatian lebih terhadap Kali Surabaya dan menindak tegas industri pencemar. Dengan demikian maka kualitas air di Kali Surabaya akan meningkat kembali dan bisa dijadikan bahan baku PDAM secara berkelanjutan.

Menurut informasi dari Daru Setyorini, aktivis Ecoton yang mendampingi kegiatan tersebut, hingga hari ini Kelompok River Defender telah berhasil mengumpulkan sebanyak 500 surat dari warga Surabaya dan sekitarnya. Sebagian besar surat tersebut terkumpul melalui Posko yang dibuka di Taman Bungkul Surabaya pada hari Minggu yang lalu. Sebagian lagi dikumpulkan melalui Posko-Posko lain yang dibuka di sekolah-sekolah.
sejuta cinta

Sesuai rencana mereka akan kembali membuka Posko lagi di Taman Bungkul Surabaya setiap hari Minggu sebelum tanggal 22 April. Manfaatkan kesempatan tersebut untuk ikut menyelamatkan Kali Surabaya melalui surat cinta. Bagi yang tidak bisa datang ke Posko tetap bisa menyerahkan suratnya melalui fax, email atau facebook dan nantinya akan diprint dan ikut diserahkan ke Gubernur.

Berikut ini petikan contoh surat cinta yang ditulis Prigi Arisandi, aktivis Ecoton:

Kepada Yth:
DR Soekarwo
Gubernur Jawa Timur

Salam Lestari,
Perkenalkanlah kami warga pecinta Kali Surabaya, sungai yang penting bagi warga Sidoarjo, Gresik dan Surabaya. Kali Surabaya selama ini dipakai 95% sebagai bahan baku PDAM Surabaya, bahan baku PDAM Gresik dan dipakai sebagai bahan baku industri disepanjang sungai yang pengelolaannya merupakan tanggung jawab Gubernur Jawa Timur. Amanat pengelolaan oleh gubernur ini tercantum dalam PP 82/2001 tentang Pengelolaan Kualitas air dan Pengendalian pencemaran dan UUPPLH 32/2009 tentang Perencanaan dan Pengelolaan Lingkungan hidup.

Kali Surabaya dulu merupakan simbol peradaban, saksi megahnya Kadiri dan Mojopahit, air sungai menjadi sumber kehidupannya.

Namun sayangnya, sungai yang mengalir dari Mlirip hingga Dam Jagir ini selama 20 tahun terakhir tak ubahnya seperti selokan pembuangan sampah dan tempat buangan limbah industri. Di pagi hari arak-arakan kotoran manusia, sampah dan bau limbah menghiasi sungai ini. Setiap tahun (1999-2009) selalu saja terjadi peristiwa ikan mati missal, bahkan pada bulan Nopember 2007 dan 2008 PDAM Surabaya tidak beroperasi beberapa hari karena pompa pengambilan airnya tersumbat bangkai ikan.

Pak Gubernur yang masih memiliki cinta, kami mohon perhatian Bapak untuk berkenan memberikan perhatian serius dan upaya nyata memulihkan kualitas air Kali Surabaya. Kali Surabaya butuh perhatian dan cinta kita semua. Kali Surabaya saat ini butuh penetapan status peruntukan dan Pak Gubernur harus memeriksa berapa sebenarnya daya (kemampuan) tampung beban pencemaran di Kali Surabaya yang tidak menimbulkan sungai menjadi cemar.

Dengan menyelamatkan Kali Surabaya dalam tempo yang sesingkat-singkatnya kita bisa bangga mengembalikan sungai titipan yang berkualitas untuk anak cucu kita. Karena sebenarnya Kali Surabaya bukanlah warisan nenek moyang yang bisa sepuasnya kita eksploitasi tetapi titipan anak cucu kita yang kita pinjam. Maka kewajiban kita untuk memelihara dan mengembalikannya dalam kondisi yang baik hingga tidak mengurangi hak anak cucukita untuk menikmati sungai yang bersih dan layak menjadi bahan baku air minum.  Suarakan kecintaan untuk Kali Surabaya

Salam Sejuta Cinta Untuk Kali Surabaya

Jika Anda tinggal di Surabaya, Gresik dan Sidoarjo, mari kita bersama-sama menyuarakan cinta kita kepada Kali Surabaya, sekarang juga. Atau anak cucu kita kelak akan melaknat kita karena telah merampas hak mereka!

—-
Tulisan ini juga saya posting di Kompasiana Nokia Green Ambassador

11 thoughts on “Sejuta Cinta Untuk Kali Surabaya

  1. dafhy

    wew gerakan yang sungguh mulia untuk kesejahteraan air dan juga untuk mengurangi resiko banjir. two thumb untuk komunitasnya

  2. Titiw

    Duh kesian ya ikan2 pada mati keracunan.. Sayang sabtu ini aku lagi di jogja. kalo masih di SBY ikutan deh.. Semangat teruuuus kangmaaas! 😉

  3. mas stein

    mbok mbok, si boss di tengah tambah lemu ginuk-ginu 😆

    prihatin cak, jangankan kali di tengah kota macem surabaya, di kampung saya yang ndeso terpencil saja sungainya sudah rusak, ndak bisa buat mandi-mandi dan nyari ikan kayak jaman saya kecil dulu.

  4. budianto

    terkadang saya amat sangat terenyuh dengan keadaan kotaku setelah saya tinggalkan selama bertahun – tahun kenapa keadaan kota Surabaya tidak menjadi lebih baik daripada saat yang saya tinggalkan kota padat dengan industri berjibun yang gak pernah melihat lingkungan sekitar sungai besar yang dulu jernih sekarang penuh sampah dan terkadng meluap dikala hujan kemana semua ya kenangan dulu dimana surabaya kota bersih yang selalu dapat adipura, Surabaya kota romantis dengan bangunan tua tempo dulunya, Surabaya yang aman dan bersahaja aman dan nyanman yang gak hanya milik beberapa kalangan saja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *