Merapatkan Vagina, Mengembalikan Keperawanan

Vagina merupakan pusat kesenangan seorang perempuan dan merupakan daya tarik utama bagi suaminya. Memiliki vagina yang indah merupakan dambaan hampir setiap wanita. Bagaimana vagina yang indah itu? Tentu setiap orang memiliki selera sendiri-sendiri. Namun pada umumnya perempuan yang telah berusia menginginkan vagina seperti ketika dirinya masih perawan atau remaja. Yaitu rapat, kencang, padat berisi dan tidak menggelambir.

Sebenarnya, seperti bagian tubuh yang lain, vagina tidak bisa 100% simetris. Coba perhatikan mata kita, alis kita, bibir kita, adakah yang simetris persis? Tentu bagian kanan sedikit berbeda dengan bagian kiri. Begitu juga vagina, bibir dalam (labia minora) dan bibir luar (labia mayora) sebelah kiri bisa jadi tidak sama persis bentuknya dengan bagian kanan. Nah, ketika semakin tua, ketidaksimetrisan ini akan semakin nampak akibat kelenturan otot yang berkuang, entah itu karena sering digunakan untuk berhubungan sex maupun faktor usia.

Definisi Keperawanan

Keperawanan secara fisik ditandai oleh masih utuhnya selaput keperawanan atau selaput dara atau hymen. Jika selaput dara robek atau jebol, maka bisa dikatakan bahwa seorang perempuan tersebut sudah tidak perawan. Jebolnya selaput dara ini bisa karena berhubungan sex maupun penyebab lain, misalnya terjatuh, peregangan berlebihan ketika berolahraga, maupun kemasukan benda asing misalnya ketika melakukan masturbasi dengan alat bantu seksual.

Definisi yang lebih ekstrim tentang keperawanan adalah manakala seorang perempuan belum hamil, maka disebut masih perawan. Meskipun dia sudah melakukan hubungan sex dan selaput daranya robek.

Sedangkan jika dikaitkan dengan moral, akhlak dan akidah, keperawanan bukan hanya ditandai secara fisik oleh selaput dara, melainkan juga perilaku seorang perempuan dalam menjaga dirinya dari jamahan kaum lelaki yang bukan suaminya. Jika seorang perempuan membiarkan dirinya dijamah dan atau menjamah laki-laki yang bukan suaminya, meskipun selaput daranya masih utuh, bisa dikatakan dia sudah tidak perawan. Sebaliknya, jika selaput dara seorang perempuan sudah robek, namun dia belum terjamah dan menjamah laki-laki, dan robeknya itu bukan karena aktifitas pemuasan diri sendiri (masturbasi) maka bisa disebut masih perawan ;)

Mengembalikan Keperawanan

Yang dimaksud di sini adalah mengembalikan keperawanan secara fisik, yaitu memperbaiki bentuk vagina yang kurang bagus menurut selera masing-masing. Misalnya vagina yang sudah kendur tidak bisa mencengkeram lagi, vagina yang tidak simetris, bibir-bibirnya menggelambir, dan sebagainya. Sementara untuk mengembalikan keperawanan secara moral, akhlak dan akidah adalah dengan jalan bertaubat. Berhenti melakukan aktifitas sex kecuali dengan suami sahnya!

Saya baru saja menemukan sebuah website yang berisi informasi operasi plastik untuk memperbaiki bentuk vagina, termasuk bagaimana membuatnya rapat kembali seperti ketika remaja. Ya, memperbaiki bentuk vagina hanya bisa dilakukan dengan prosedur pembedahan estetik atau operasi plastik. Sedangkan dengan jimat-jimat khusus maupun totok vagina yang sering kita jumpai di iklan belum terbukti hasilnya karena belum pernah ada yang mempublikasikan kondisi vagina baik sebelum maupun sesudah penanganan.

Sedangkan dalam website yang saya temukan ini sudah terbukti. Sebelum pembedahan difoto, dan sesudahnya juga difoto. Nampak hasil yang signifikan. Vagina yang sebelumnya menggelambir menjadi kencang kembali karena bagian yang menggelambir itu dipotong dan dirapikan. Vagina yang sudah terlalu lebar dikencangkan kembali sehingga menjadi rapat. Vagina yang kurang berisi dioperasi sehingga menjadi padat berisi.

Saya tidak akan menampilkan gambar-gambar tersebut di sini karena mungkin ada sebagian pembaca yang akan menganggapnya tidak pantas. Bagi Anda yang membutuhkan informasi operasi plastik vagina, silakan membuka sendiri link yang akan saya berikan ini, bukan untuk tujuan mesum, namun untuk memperkaya informasi medis bagi Anda yang ingin mengembalikan keperawanan dan mengencangkan vagina.

Ini dia linknya: Cosmetic Vaginal Rejuvenation (silakan diklik sendiri dan dibaca sendiri serta tidak menyebarkannya untuk anak di bawah umur)

2 thoughts on “Merapatkan Vagina, Mengembalikan Keperawanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>