Mega Tri Pratiwi ‘Suster Ngesot’ Laporkan Satpam. Lho?!

Tertarik dengan sebuah link yang dibagikan seorang teman melalui wall facebook, saya membuka link tersebut. Isinya lucu. Ada cewek berpura-pura menjadi suster ngesot untuk menakut-nakuti temannya yang naik melalui lift ke apartemen si cewek. Ternyata di dalam lift itu bukan hanya teman si cewek, melainkan ada satpam. Semua kaget melihat ‘suster ngesot’ dan kemudian si satpam menendang si ‘suster ngesot’.

Dari sini silakan disimpulkan sendiri, siapa yang salah, siapa yang benar.

Yang aneh adalah, seperti dilaporkan DETIK BANDUNG, si ‘suster ngesot’ melaporkan satpam tersebut ke Polisi dengan tuduhan penganiayaan! Wahahaha.. Lucu kan?1 Salah dia sendiri menakut-nakuti orang, yang namanya orang takut kan bisa bereaksi spontan apa saja. Bisa nangis, teriak-teriak, berlari, atau seperti yang dilakukan oleh satpam: menendang!

Yang tambah aneh lagi ada sebuah ormas yang ikut-ikutan membela si ‘suster ngesot’ hanya karena bapak si ‘suster ngesot’ itu adalah sesepuh ormas tersebut. Gak habis pikir!

Menurut saya si bapak sedang mengajarkan kebodohan dan keculasan kepada anaknya. Mestinya si bapak menasihati anaknya supaya tidak menakut-nakuti orang lain dengan menjadi hantu ‘suster ngesot’. Lha ini malah aneh, malah mendukung anaknya, melaporkan ke Polisi!

Menurut saya yang harus dihukum berat adalah si ‘suster ngesot’ karena telah menimbulkan keresahan. Seperti dulu pernah ada orang berpura-pura menjadi pocong untuk menakuti warga, dan akhirnya ditangkap Polisi. Lha ini malah yang ditakuti yang dilaporkan. Benar-benar janggal!

Alasan Mega Tri Pratiwi melaporkan satpam ke Polisi sungguh aneh. Penganiayaan. Apakah dia tidak sadar dan tidak faham bahwa dia tidak akan ditendang jika dia tidak pura-pura menjadi hantu? Yang aneh lagi Mega Tri Pratiwi membuat pembelaan melalui blognya dan berharap mendapat simpati warga.

Menurut pandangan saya tindakan Mega Tri Pratiwi ini sungguh mencerminkan tindakan yang kurang tepat. Dia yang harusnya minta maaf kepada semua yang ditakuti, juga pengelola apartemen, karena itu bisa merusak citra apartemennya. Bagiamana jika banyak penghuni yang kabur karena gosip adanya hantu suster ngesot itu?

Penutup, mari kita baca kutipan di akhir posting blog si Mega Tri Pratiwi ini:

Dan pelajaran yang terpenting ialah “ MORAL DUTY REQUIRES ME TO CALL THE ATTENTION OF PUBLIC”

*Mengapa ? karena etika dan moral itu mencerminkan bangsa yang baik. Jangan sampai dengan kejadian seperti ini mencoreng hal tersebut. Pertanggung jawaban itu penting, dan kepatuhan hukum ialah salah satu syarat utama.
*Mengapa ? Jangan sampai sebuah institusi di cap seseorang yang emotional akan tugasnya, jangan samapi ke arogansian menjadi lambang sebuah institusi tersebut.
*Mengapa? Siapapun saya atau siapapun yang di perlakukan hal seperti ini, tidak pantas mendapatkan kekerasan seperti ini.
Mau siapapun korbannya, apapun korbannya, penghuni apartment atau bukan. Satpam tidak berhak bertindak kasar seperti itu.

Lha, dia malah merasa benar dan menyalahkan satpamnya. Sekali lagi ini menunjukkan cara berfikir kekanak-kanakan. Dia taunya kena tendang, tanpa mau introspeksi bahwa dia ditendang itu karena wujud dia yang seperti ‘suster ngesot’ dan itu dilakukannya dengan sengaja untuk menakuti orang lain.

Satpam memang tidak berhak bertindak kasar kepada siapapun, tetapi saat itu kamu tidak menampakkan diri sebagai manusia, tapi berwujud hantu. Jadi kamu tidak termasuk dalam definisi ‘siapapun’ itu tadi.

Mega, mungkin kamu anak orang kaya, orang berada, sesepuh ormas tertentu, tapi itu semua berkebalikan dengan apa yang kamu lakukan ini. Kamu yang salah, kamu yang harusnya meminta maaf, bukan malah melaporkan satpam itu. Yang kamu lakukan itu justru membuat malu keluarga dan ormas papamu itu. Harusnya kamu bersikap dewasa, bukan malah main arogan dengan memperkarakan orang kecil seperti itu.

Sadarlah..

15 thoughts on “Mega Tri Pratiwi ‘Suster Ngesot’ Laporkan Satpam. Lho?!

  1. efahmi

    blognya nggak mbuka form komen. akun twitternya deactivated. takut dibully dia, haha… justru kalo dia merasa bener, dan kalo memang dia bener, dia akan didukung banyak orang dari internet. eh dukungan malah muncul buat satpam, di facebook sudah ada yg bikin page untuk saptam tuh, banyak di-like pula :))

  2. wita

    setuju dgn pendapat efahmi.inilah contoh pola didik yg salah.amit2 dah.klo blognya buka komen dah tak serbu

  3. aryo

    Masalah Satpam nendang suster “mega” ngesot kok di hubung2kan dengan moral bangsa…. yaaa orang tua yang memanfaatkan ormas untuk mendukung tindakan salah itu yang perlu dipertanyakan moral kebangsaannya…

  4. ghea

    saya pengen tau seandainya mpo mega itu yg ditakut2in oleh pocong2an oleh orang laen jgn2 orang2 yg menakut2in mpo mega itu yg bakal babak belur ditendang n dihajar oleh bapaknya mpo mega dan sekutu ormasnya. so, sarannya saya mpo mega jgn arogan deh mentang2 orkay, roda hidup berputar n karma berlaku loh mpo mega.

  5. si mega alay manja

    sadar ga lu mega & kluarga udah bikin resah. kasian itu satpam nyari nafkah buat kluarga susah payah ampe bela belain kerja semaleman malah lu laporin ke polisi cuma gara gara gigi lu yg dipager itu somplak nyium spatu boot. makanya klo mo ngasih kejutan ga usah macem macem lah. yg wajar wajar aja. hehh aneh orang kaya kok kelakuannya minus.

  6. john

    …mega…mega …mega …hihihi …..kelaut aje !!! …syukurin lho … untung baru sepatu … gimana kalo pak satpamnya lagi bawa “basoka” …truz di kagetin … mampus lho … jgn mentang2 borjo..

  7. alexzar

    ha..ha.ha.. si suster ngesot sengaja beritanya diangkat terus…
    si Mega..cari2 kesempatan biar terkenal…
    ,masuk di infotainment, nampang di tipi..

    dilirik ma sutradara buat jadi peran suster ngesot…
    ,

  8. Anthon

    sangat disayangkan blognya ga bisa buat komen, tapi itulah contoh dan perilaku anak yg ga didik oleh orang tuanya…kelakuan bodoh dan ga mau ngaku..jelas2 cctv ada dan merekam perbuatan lu..

  9. BARACK OBAMAH

    Mega pratiwi adalah contoh anak gagal di didik. . .moralnya patut di pertanyakan? . . .dan bapaknya harus bertanggung jawab atas buruknya moral anaknya si mega pratiwi. . . Bapaknya jelas gak bisa didik anak.. Gagal dia. . .saran saya ormas’nya harus di bubarkan supaya tidak jadi alat politik pribadi bapaknya mega pratiwi..

  10. parikesit

    mampus aja lo mega jangan mentang2 bapak lo ada pengaruh. jangan putar balikin fakta tentang moral bangsa lo yang gak bermoral gue tau lo orangnya seperti apa memang lo pantas dapat lebih dari itu

  11. hendar

    dri bnyknya coment tntang kasus ini,smua mndkug p,satpam…tpi mnurt sya yg mndkung satpam itu otaknya sempit..sbuah pmblaan yg tak berimbang,,hnya mnyalahkan satu sisi,,skarang coba gmana klw anak anda,kponakn anda atw anda sndri yg mngalami,,smua psti gkn trima..mmng hnya hkum yg bsa mnylesikn ini..

  12. merry

    @hendar: goblok banget kalo sampe membela SUSTER NGESOT. ingat ya, anda bodoh banget, yang ditendang kan SUSTER NGESOT bukan ANAK ANDA. kalo anak anda pake kostum suster ngesot lalu kena tendang, ya salah anak anda menakut2i orang!

  13. adoel

    Mbak mega harus menerima tendangan dengan lapang dada!!! Salah loe sendiri nakut2in pake akting suster ngesot segala!!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *